Advertorial

'Al - Aqsa Dalam Bahaya', Bupati Inhil Sambut Kedatangan Dr Muraweh Mousa Nassar

Dibaca: 17322 kali  Kamis, 30 Agustus 2018 | 10:08:58 WIB
'Al - Aqsa Dalam Bahaya', Bupati Inhil Sambut Kedatangan Dr Muraweh Mousa Nassar
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menyambut kedatangan Imam Besar Masjidil Aqsa Dr Muraweh Mousa Nassar dengan penuh suka cita dalam rangkaian acara Tabligh Akbar 'Al - Aqsa Dalam Bahaya', Rabu (29/8/2018) pagi, di Masjid Agung Al - Huda, Tembilahan.

 

Selain Bupati, kedatangan Dr Muraweh Mousa Nassar juga disambut oleh ratusan jemaah dari berbagai kalangan.

 

Sebelum menghadiri kegiatan Tabligh Akbar, Bupati Inhil menjamu Sang Imam Besar untuk sarapan pagi di kediaman dinas Bupati. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Safari Akbar Baitul Maqdis di Indonesia yang di inisiasi oleh International Aqsa Institute dan Nadwah Duat Filishtin.

 

Dalam sambutannya, Bupati Inhil, HM Wardan mengaku bersyukur sekaligus senang serta berharap jemaah yang hadir mendapatkan wawasan, pencerahan, pengetahuan dan pengalaman.

 

“Saya merasa bersyukur dan senang akan kedatangan Imam Besar Masjidil Aqsa, dan berharap akan mendatangkan wawasan, pencerahan, pengetahuan dan pengalaman bagi masyarakat” ujar bupati.

 

Bupati juga berharap, kedatangan Imam Besar tersebut dapat menggugah hati masyarakat untuk turut memberikan dukungan terhadap Masjid Al - Aqsa.

 

Sebelum memulai ceramahnya, Imam Besar Masjidil Aqsa menyampaikan tentang keadaan Masjidil Aqsa saat ini. Dengan menggunakan bahasa arab jemaah yang hadir mendengarkan dengan khidmat apa yang disampaikan.

 

Memulai ceramah, Dr. Muraweh Mousa Nassar yang didampingi seorang penerjemah, menceritakan tentang awal mula berdirinya Mesjid Al- Aqsa di Palestina. Selain itu, juga Dia menyampaikan bahwa Masjid Al-Aqsa merupakan tempat peristiwa Isra Mi’raj Rasulullah SAW.

 

Kegiatan Tabligh Akbar turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil, Unsur Forkopimda, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pelajar. (Ma/Diskominfops Inhil)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas