Wardan: Mulai Bulan Depan Kita Buat Gerakan untuk Menghimpun Kurban

Dibaca: 14991 kali  Rabu, 22 Agustus 2018 | 20:24:33 WIB
Wardan: Mulai Bulan Depan Kita Buat Gerakan untuk Menghimpun Kurban
Ket Foto : HM Wardan Menyerahkan Hewan Kurban Secara Simbolis

PEKANBARU-riautribune: Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP mengimbau kepada Pejabat dan ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Inhil untuk melaksanakan kurban mulai tahun depan.Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri pelaksanaan kurban di area Kantor Bupati Inhil, Kamis (23/8).

"Saya mengimbau dan mengajak, meminta pada kita semua untuk sungguh-sungguh menghimpun potensi yang ada pada kita. Seperti berkurban ini. Kurban berbeda dengan zakat. Karena zakat adalah perintah Tuhan, sama dengan solat. Itu sudah ada di dalam Al Quran, maka terbit peraturan bupati agar para ASN di lingkungan Pemkab Inhil wajib membayar zakat, jika tidak potong gaji," ujarnya. 

Pemimpin Negeri Magrib Mengaji ini memberi apresiasi kepada ASN Setda yang telah melaksanakan kurban. Menurutnya hal tersebut merupakan kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat yang menerima daging kurban."Mulai bulan depan kita buat gerakan untuk menghimpun kurban dengan cicilan 200 ribu. Daging-daging kurban itu kita kirimkan ke masyarakat kita sampai ke pelosok-pelosok, dusun-dusun, parit-parit. Dan cicilan sebesar itu saya rasa tidak berat bagi para ASN. Bagi tenaga kontrak dan honorer yang juga ingin berpartisipasi saya persilakan. Saya pikir itu merupakan satu gerakan sosial amal supaya warga kita dapat merasakan dan menikmati daging kurban," paparnya.

Pada kesempatan itu Bupati didampingi sang istri Hj Zulaikhah Wardan SSos ME, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil H Darussalam MM, Plh Asisten Administrasi Umum Setda Inhil RM Sudinoto SP MM, sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Setda Inhil, tokoh agama, tokoj masyarakat, panitia pelaksana, dan para peserta kurban.

Usai menyerahkan hewan kurban kepada panitia pelaksana, Bupati beserta rombongan menyaksikan penyembelihan 9 ekor lembu yang dilakukan oleh Ust H Faisal Shadik yang diiringi dengan kumandang takbir di belakang parkiran Kantor Bupati Inhil. (Humas)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas