Upacara Sumpah Pemuda Pemkab Inhil

Dengan Revolusi Mental, Bangkitkan Pemuda Menuju Aksi Satu untuk Bumi

Dibaca: 59966 kali  Kamis, 29 Oktober 2015 | 07:20:42 WIB
Dengan Revolusi Mental, Bangkitkan Pemuda Menuju Aksi Satu untuk Bumi
Ket Foto : Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo saat memberikan keterangan kepada insan Pers.(riautribune.com)

TEMBILAHAN-riautribune: Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-87 Pemkab Inhil berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Inhil, Tembilahan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo. Hadir dalam upacara tersebut Wakil Ketua DPRD Inhil, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan dan PNS di lingkungan Pemkab Inhil, TNI-Polri, KNPI, mahasiswa dan OKP se-Inhil.

Dalam sambutannya Menpora RI yang dibacakan Wabup Rosman Malomo mengatakan menyambut Sumpah Pemuda tahun ini Indonesia mengalami masa keprihatinan. Keprihatinan pertama, kata Wabup, hari ini kita disuguhi fenomena baru tentang berubahnya pola relasi kemasyarakatan akibat arus modernisasi dan kemajuan teknologi informasi.

Kemudian keprihatinan yang kedua, terkait dengan fenomena pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) kita yang belum sesuai dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan atau sustanability development. "Sebagai negara tropis, Indonesia menjadi tumpuan dunia untuk menjaga keseimbangan iklim melalui pasokan oksigennya. Namun, hari ini justru kita menjadi negara penyumbang polusi terbesar di kawasan Asia Tenggara melalui kabut asap," ujarnya.

Rosman menambahkan, tersebab kesalahan tersebut, kita sendiri sudah merasakan dampaknya yang cukup lama. Dampak kesehatan adalah yang paling nyata. Selanjutnya, dampak perekonomian akibat sistem transportasi yang tidak bisa berjalan dengan baik. "Itulah keprihatinan kita bersama saat ini. Karena itu, pada hari Sumpah Pemuda kali ini sengaja diambil tema "Revolusi Mental untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu untuk Bumi," ujar Wabup lagi. (adv/hms/ops)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.