Bayi Asal Meranti Lahir Bertepatan Peringatan HUT RI

Dibaca: 13775 kali  Sabtu, 18 Agustus 2018 | 07:51:14 WIB

PEKANBARU-riautribune: HUT RI ke 73 juga menjadi sebuah momen bahagia bagi keluarga kecil di Kabupaten Meranti, lahir seorang bayi mungil dari pasangan Aman Yusrizal. Bayi ini adalah anak ketiga dari pasangan tersebut lahir tepat pukul 01.15 WIB 17 agustus 2018 dan diberi nama Afriza Ersa Ghania.

Bayi mungil tersebut lahir normal di RSUD Dorak selatpanjang, Lisanti (35thn). tinggal di Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi. Ibu dari anak tersebut terlihat bahagia menimang bayi yang baru dilahirnya

Selain itu Lizawati, kakaknya menceritakan, ketika itu dirinya bersama sang kakak memeriksakan kandungan ke puskesmas kamis
 “Saat itu datang kerumah sakit, kondisi masih biasa saja tidak terlihat akan melakukan persalinan,” ujarnya Liza. 
 Saat pukul 00.00, kondisi kandungan adik saya Lisanti berubah, merasakan mulas yang luar biasa, sehingga dengan sigap Dokter Eko langsung menanganinya
  Ditambahnya lagi, Pada pukul 01.15, saya mendengar tangisan bayi yang sangat membuat saya kaget dan bangga, karena anak ketiga adik saya lahir tepat pada hari kemerdekaan Indonesia yang ke 73, tepat pukul 01.15 Wib, bayi mungil tersebut lahir.
 "Ternyata bayinya lahir normal. Saya merasakan sangat bangga saat hari kemerdekaan ke-73, ini adik saya melahirkan anak ketiganya,” ungkapnya
 Selain itu, ibu dari anak tersebut mengaku senang dengan kelahiran anak ketiganya. Dia tidak menduga anaknya lahir pada tanggal 17 Agustus tepat di Hari kemerdekaan Republik Indonesia
 
.“Alhamdulillah, anak saya normal dan sehat, saya hanya berharap anak saya selalu sehat dan selalu bisa menghargai sejarah saat dia besar nanti,” ujarnya penuh bahagia.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas