Danrem Instruksikan Tembak ditempat Pelaku Pembakar Lahan

Dibaca: 13622 kali  Jumat, 17 Agustus 2018 | 09:21:23 WIB

PEKANBARU-riautribune: Tingginya jumlah titik api di Riau mendorong tim Satgas untuk mengambil tindakkan taktis dan tegas. Bahkan,Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Brigjen Sonny Aprianto SE MM,telah menginstruksikan agar pelaku pembakaran lahan dengan sengaja untuk tembak di tempat.

"Apabila tertangkap tangan atau ketahuan membakar lahan dengan sengaja, saya perintahkan tembak di tempat," ujar Sonny, di Pekanbaru, Kemarin

 Dituturkan Sonny, maraknya kebakaran hutan dan lahan di Riau akibat ulah manusia, menjadi dasar dikeluarkannya tindakkan tegas ini. Padahal, aparat penegak hukum sudah mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Namun imbauan yang disampaikan tidak diindahkan. Kebakaran lahan tetap terjadi di sejumlah daerah di Riau. 
 "Bukannya sadar tapi malah menjadi-jadi. Saya tegaskan, 99 persen kebakaran lahan di Riau akibat ulah manusia," geram Sonny.

Tindakan tegas harus dilakukan. Apalagi Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018. Presiden RI, Joko Widodo, juga sudah memerintahkan agar tidak terjadi Karhutla saat pelaksanaa event internasional itu.

"Ini adalah perintah presiden. Ini harga diri bangsa. Kalau ada kabut asap, saya perintahkan jajaran, apabila ada tertangkap bakar secara sengaja agar tembak di tempat," ulang Sonny yang juga menjabat sebagai Danrem 031 Wirabima.

Dalam penanganan Karhutla, Korem tidak bekerja sendiri. Koordinasi juga dilakukan dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang. "Dan kita sepakat untuk ini (tembak di tempat bagi pelaku Karhutla)," ucap Sonny.

Kapolda juga sudah memerintahkan Kapolres dan jajarannya untuk memaksimalkan penegakan hukum terhadap kasus Karhutla. "Jika kebakaran lahan, police line dan beri plang lahan dalam proses penyelidikan dan penyidikan hingga tak boleh digarap," tutur Sonny.

Data dilapangan Menunjukkan Kebakaran Disengaja

Sementara itu, untuk mengantisipasi meluaskanya Karhutla, Dansatgas bersama Kapolda melakukan patroli dengan menggunakan helikopter. Patroli dilakukan di Dumai dan Rokan Hilir.

Menurut Sonny, kebakaran terjadi di Teluk Nilam, dengan panjang bentangan 17 kilometer. Api menjalar lurus menghanguskan lahan.

Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong. "Lahan kosong tapi di sebelahnya ada kebun sawit. Terindikasi sengaja dibakar untuk membuka lahan," kata Sonny.

Sonny kembali mengimbau agar masyarakat tidak membakar lahan. Kalau itu dilakukan, pelaku akan dijerat dengan pidana.

Saat ini ada 45 titik kebakaran di Riau. Melakukannya adalah masyarakat dan tidak korporasi. "Tahun ini, pelaku Karhutla di masyarakat. Diimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan," pungkasnya.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas