Kukuhkan Paskibraka Tingkat Provinsi,

Gubernur Riau: Sebagai Orang Pilihan, Bekerja Harus Tenang dan Sukses

Dibaca: 10715 kali  Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:27:09 WIB
Gubernur Riau: Sebagai Orang Pilihan, Bekerja Harus Tenang dan Sukses
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengukuhkan 36 orang putera-puteri utusan kabupaten/kota setempat sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73 nanti.

 

Acara yang berlangsung pada Rabu (15/8/2018) malam di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah, Pekanbaru tersebut juga disertai pembacaan ikrar oleh para Paskibraka, gubernur berharap, sebagai orang-orang pilihan, mereka bisa bekerja dengan tenang dan sukses pada saat peroses pengibaran berlangsung.

 

"Tadi ada pembacaan ikrar dan menyatukan diri untuk menghadapi tugas di 17 Agustus, pesan saya, kepada anak-anak, karena ini adalah pilihan yang dikirim dari kabupaten/kota melalui seleksi ketat, tentunya sebagai orang pilihan, kita berharap mereka bekerja dengan tenang dan sukses dalam melaksanakan tugasnya," kata gubernur.

 

Sebelumnya, para Paskibraka tersebut sudah melakukan latihan secara intensif di Halaman Kantor Gubernur Riau. Mereka juga sempat memberi penghormatan terakhir kepada Duplikat Bendera Pusaka yang dikirim dari Istana Negara pada tahun 1995 sebelum bendera tersebut dipetikan karena sudah tidak layak kibar dan diganti oleh duplikat baru. (RB)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.