Mobile Infusion Bag.

Bayhakki Ciptakan Infus Portable.

Dibaca: 7885 kali  Kamis, 16 Agustus 2018 | 07:09:39 WIB
Bayhakki Ciptakan Infus Portable.
Ket Foto :

Bayhakki Ciptakan Infus Portable.

PEKANBARU-riautribune: Doktor Keperawatan Universitas Riau atas nama Bayhakki, M.Kep, Sp.KMB,PhD sukses melahirkan sebuah alat kesehatan baru, yakni infus portable, yang cukup membantu pergerakkan pasien saat melakukan aktifitas lainnya.
  Produk ciptaan doktor muda asal Universitas Riau inipun sempat dipamerkan di pameran Hari teknologi Nasional yang langsung dibuka oleh Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi M Nasir yang juga dihadiri oleh Mantan Presiden BJ Habibie.
   Kepada Riautribune.com baru-baru ini disela-sela pameran Bayhakki menjelaskan, bahwa alat ini, dapat menjaga kelancaran aliran infus saat pasien turun dari tempat tidur dan melakukan mobilisasi seperti, ke kamar mandi atau melakukan aktifitas di luar tempat tidur.
 
  "Alat ini dinamakan Mobile Infusion Bag. Ide awal terciptanya alat ini adalah banyaknya infus pasien yang macet atau terhenti akibat pasien bergerak turun dari tempat tidur dan melakukan mobilisasi seperti pasien ingin ke toilet atau berjalan di sekitar area perawatan,"Ucap Bayhakki 

  Ditambahkannya, akibat infus yang macet tersebut tak jarang infus pasien harus dicabut dan dipasang yang baru akibatnya pasien harus merasakan sakit atau nyeri tusukan berulang. 

  Bukan hanya itu, menurut dosen muda ini juga menambah biaya yang dikeluarkan karena harus menggunakan set infus yang baru. Dengan adanya alat Mobile Infusion Bag pasien tidak perlu khawatir lagi dengan berbagai masalah tersebut. 

  "Alat ini sederhana dan mudah digunakan serta tidak merepotkan pasien dan perawat. Sebagai pengganti tiang infus saat pasien mobilisasi, alat ini digunakan dengan cara memasangnya di lengan atas tangan yang terpasang infus,"Ucapnya. 

  Dijelaskannya, kemudian botol infus dimasukkam ke dalam alat dan diberi tekanan sehingga aliran infus tetap lancar. Alat ini telah mendapat hak paten dengan status granted dari ditjen kekayaan intelektual kemenkumham. 


   "Berkat alat ini saya mendapatkan hibah program CPPBT atau kedikenal sebagai hibah Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi tahun 2018 dari Kemneristekdikti. Pertama saya, mengikuti pameran dalam rangka Hari Kebangkitan Tekonlogi Nasional tahun 2018 di Rumah Dinas Gubernur Riau,  saya juga diminta mewakili Universitas Riau untuk mengikuti temu bisnis bersama produsen alat kesehatan ternama di Indonesia dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI),"Ucap Bayhakki mantan ketua prodi ilmu keperawatan tahun 2015-2018 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.