Advertorial

Bupati Inhil Ajak Masyarakat Contoh Sifat Dan Perilaku Syekh Samman

Dibaca: 9122 kali  Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:55:16 WIB
Bupati Inhil Ajak Masyarakat Contoh Sifat Dan Perilaku Syekh Samman
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengajak segenap masyarakat untuk dapat mencontoh sifat dan perilaku Syekh Samman Al Madani Al Hasani.

 

Ajakan tersebut dilontarkan Bupati Inhil, HM Wardan saat menghadiri Haul Syekh Samman Al Madani Al Hasani, Pendiri Tarekat Sammaniyah dan Penjaga Makam Rasulullah SAW yang diselenggarakan di Kompleks Perumahan Beringin Indah Permai, Minggu (12/8/2018).

 

"Jadikan Beliau (Syekh Samman, red) sebagai panutan, contoh sifat dan keteladanan bagi kita semua selaku ummat Muslim," imbau Bupati.

 

Bupati juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara haul Syekh Samman. Dia menilai, pelaksanaan acara keagamaan merupakan ciri khas masyarakat Kabupaten Inhil karena jarang ditemukan di Kabupaten lain di Provinsi Riau.

 

"Melihat antusiasme masyarakat inilah, Pemerintah Kabupaten Inhil menjadikan iven religi, seperti Gema Muharram menjadi agenda wisata religi rutin, bahkan telah menjadi ikon pariwisata religi Provinsi Riau," tukas Bupati dihadapan ratusan masyarakat yang hadir.

 

Acara haul Syekh Samman Al Madani Al Hasani kala itu, diisi pila dengan Manaqib yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Nash Yani yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Kilometer 8 yang berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. Serta, diselingi pula dengan Tausyiah oleh Ustadz Anwar Arda Bili, Pimpinan Pondok Pesantren Pematang Lumut, Jambi. (Mal/Diskominfops Inhil)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas