Terpapar Asap, Raja Hutan pun Turun Gunung

Dibaca: 56059 kali  Rabu, 28 Oktober 2015 | 09:08:06 WIB

RENGAT-riautribune: Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berkepanjangan, ternyata tidak saja mengganggu kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi kehidupan makhluk lain yang bergantung dengan alam turut terusik kenyamanan yakni si raja hutan.

Informasi dari Kapolsek Rengat Barat, Kompol Frangky Tambunan mengatakan,  Karhutla di kawasan kebun PT. Tesso Indah yang menjalar ke hutan kerumutan sepekan terakhir, disinyalir menggaanggu ekosistem di sana. Sebab, katanya, informasi yang dia terima dari petugas Karhutla menyebut sedikitnya empat ekor raja hutan (harimau-red) keluar dari habitatnya di hutan kerumutan itu. Kuat dugaan, harimau itu keluar karena merasa kepanasan akibat Karhutla yang berkepanjangan.
       
Menurut Kapolsek, selain raja hutan, binatang buas lainnya diduga juga ikut keluar dari kawasan hutan. Sehingga, Kapolsek menghimbau warga di sekitar untuk waspada. "Masyarakat maupun karyawan PT. Tesso Indah dan petugas pemadam kebakaran harus waspada terhadap segala kemungkinan," pesan Kapolsek.

Kapolsek percaya terhadap cerita masyarakat yang menyebut empat ekor si raja hutan "turun gunung" dari hutan kerumutan. Karena disepanjang jalan dan lahan yang terbakar ditemukan bekas tapak harimau  berukuran besar. Hanya saja bekas tapak itu berangsur hilang karena badan jalan tersebut digunakan hilir mudik petugas pemadam kebakaran. (san)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.