Supriadi dan Kisah Sepatu Rp 30 Ribu

Dibaca: 15008 kali  Kamis, 02 Agustus 2018 | 15:55:52 WIB
Supriadi dan Kisah Sepatu Rp 30 Ribu
Ket Foto :

Surabaya - Riautribune:Pemain Timnas di Piala AFF U-16, Mochamad Supriadi, membeli sepatu latihan sepakbola dengan menyisihkan uang sakunya. Sepatu miliknya seharga Rp 30 ribu.

Supriadi tak hanya harus menabung setiap kali mengikuti turnamen lokal bersama Rungkut FC. Salah satu emain Timnas Indonesia yang kini sedang tampil di Piala AFF U-16 itu juga harus pandai-pandai mengumpulkan uang agar bisa memiliki sepatu.

"Dulu Supri itu pengen punya sepatu sendiri, saya bilang saya belum bisa beliin, uang darimana. Saya cuma jualan es, bapaknya tukang bangunan yang kerjanya tak tentu," ujar Kalsum, ibunda Supri di Kalsum (58) saat ditemui detikSport di kediamannya, Kedung Asem, Rungkut Surabaya.

Menyadari kondisi keluarganya, Supri menyisihkan uang sakunya, Dia menabung Rp 2 ribu per hari. Celengan itu disimpan di tas sekolah. Setelah 15 hari, Supri membuka tabungannya.

Tidak banyak yang yang didapatkannya, cuma Rp 30 ribu. Tapi, kebutuhan sepatu mendesak. Supri pun membelanjakan sepatu termurah. Sepatu itu bisa dipakai, namun tak awet.

"Jadi Supri menabung Rp 2000 setiap harinya, itu uang saku yang saya kasih ditabungin ditaruh tas. Buat beli sepatu yang harganya Rp 30.000, tapi sepatunya ndak pernah awet karena baru dipakai sebentar langsung jebol," ujar Kalsum.

Dia pun beberapa kali membesarkan hati anaknya, karena teman-teman Supri memiliki sepatu yang bagus-bagus. Harganya pun bahkan 10 kali lipat dari sepatu yang biasa dibeli Supri.

Kalsum mengatakan sepatu bukanlah hal yang penting, melainkan kemampuan bermain di lapangan, dan dapat mencetak gol yang lebih utama.

"Dia bilang sama saya 'Mak, sepatunya temanku loh bagus, merk Specs harganya Rp 300.000' saya tangisi dia, sudah nak ndak apa, wong mampunya beli yang murah.

Sepatu mahal itu ndak penting, yang penting mainnya bagus, bisa mencetak gol terus," imbuh Kalsum. Kebiasaan Supri pun dibawa hingga kini.

Kalsum mengaku Supri kini memiliki banyak sepatu yang bagus-bagus. Tetapi dia mengaku padanya jika sayang untuk mengenakan sepatu bagus untuk latihan dan turnamen.

Alhasil, dia sering memakai sepatu yang biasa saja yang sudah jelek. "Sampai sekarang dia punya sepatu bagus-bagus, dapat dari sponsor dan dikasih orang. Tapi yang dipakai yang jelek-jelek, katanya sayang," ujar Kalsum.(dsc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas