Valentino Rossi Menatap 6.000 Poin di MotoGP Ceko

Dibaca: 13570 kali  Rabu, 01 Agustus 2018 | 16:11:37 WIB
Valentino Rossi Menatap 6.000 Poin di MotoGP Ceko
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Valentino Rossi di ambang pencapaian spesial di MotoGP Republik Ceko, akhir pekan ini. Rider Yamaha itu sangat mungkin mencapai 6.000 poin usai balapan nanti.

Sukses finis kedua di Sachsenring, Jerman membuat Rossi kini mengoleksi 5.994 poin di sepanjang kariernya di balap motor, yang dimulai pada 1996.

Untuk mencapai 6.000 poin, pebalap Italia itu cuma butuh enam poin atau setidaknya finis 10 besar di Brno. Demikian dikutip dari MotoGP.com.

Besar peluang Rossi mencapainya, setelah tampil kompetitif sejak hasil buruk di Argentina. Empat podium diukir Rossi dalam lima balapan terakhir.

Tidak hanya itu, Brno cukup 'ramah' bagi pemilik sembilan titel juara dunia tersebut. Rossi berhasil mencetak 11 podium dalam 18 start di kelas premier, termasuk lima kemenangan dan tidak pernah gagal finis lima besar sejak retired di 2002.

Perolehan poin terbanyak kedua setelah Rossi adalah rider Repsol Honda Dani Pedrosa, yang telah mengukir 4.094 poin. Menarik dinantikan berapa total poin rider Spanyol itu di akhir musim, yang sekaligus menjadi akhir kariernya di MotoGP.

Jorge Lorenzo menempati urutan ketiga pebalap dengan total poin terbanyak usai mengantongi 3.869 poin. Terlepas dari rekor 6.000 poin, Rossi sudah jelas tidak akan puas dengan pencapaian itu saja.

Apalagi, Rossi butuh hasil maksimal demi merapatkan jarak dengan Marc Marquez yang masih memimpin klasemen dengan keunggulan 46 poin.(dsc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas