DPMPTSP Kota Pekanbaru Raih Penghargaan

Dibaca: 22763 kali  Jumat, 27 Juli 2018 | 14:10:17 WIB

Pekanbaru - Riautribune:Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI memberikan penghargaan terbaik nasional dibidang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru.

Penghargaan Investment Award ini langsung diterima Walikota Pekanbaru, Firdaus, yang diserahkan Kepala BKPM RI, Thomas Lembong dan didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Di sela-sela acara usai menerima penghargaan Investment Award Firdaus mengatakan bahwa penghargaan nasional yang kembali diraih Kota Pekanbaru dari Badan Koordinasi Penanaman Modal RI ini berkat kerja keras para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di Pemko Pekanbaru, khususnya di DPMPTSP.

 

"Alhamdulillah, predikat ini adalah buah dari kerja semua. Ini juga menunjukkan bahwa Pemko Pekanbaru benar-benar serius dalam menjalankan misi sebagai kota investasi. Predikat ini juga tantangan untuk kita lebih baik. Karena mempertahankan itu lebih berat daripada meraihnya," kata Firdaus didampingi Kepala DPMPTSP Pekanbaru, Muhammad Jamil.

Disisi lain, Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, mengatakan, penghargaan yang diberikan BKPM RI tersebut digelar dua tahun sekali. Dan pada tahun 2016 lalu DPM-PTSP Kota Pekanbaru meraih peringkat kedua

 

"Alhamdullilah tahun 2018 ini kita berhasil meraih juara pertama sebagai PTSP terbaik se-Indonesia," ujarnya.

Mantan Kabag Umum Setdako Pekanbaru ini menambahkan, penghargaan yang didapatkan tersebut berkat kerja keras yang dilakukan Pemko Pekanbaru dibawah kepemimpinan Firdaus-Ayat.

Dengan penghargaan ini kita berharap bisa menjadi motor penggerak bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga terlebih dahulu menerima penghargaan nasional dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan ini diberikan karena Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru mendapatkan penilaian terbaik nasional bersama 18 DPMPTSP se Indonesia.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas