Borneo FC Tolak Laga Kontra Sriwijaya Ditunda

Dibaca: 17307 kali  Selasa, 24 Juli 2018 | 11:21:37 WIB
Borneo FC Tolak Laga Kontra Sriwijaya Ditunda
Ket Foto :

SAMARINDA -- Manajemen Borneo FC menolak pengajuan penundaan jadwal pertandingan lanjutan kompetisi Liga 1 yang disampaikan manajemen Sriwiijaya FC kepada PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi.

Sekretaris tim Borneo FC, Hariansyah, mengatakan, manajemen menolak penjadwalan ulang pertandingan Sriwijaya FC melawan Borneo FC pada 29 Juli 2018. Menurut ia, saat ini tim dalam kondisi siap bertanding dan sudah melakukan persiapan di Yogyakarta.

 

"Kami keberatan bila pertandingan itu ditunda. Kami sudah siap, kami bahkan dengan sengaja memilih bertahan di Yogya setelah pertandingan melawan PS Tira untuk menghindari kelelahan fisik pemain di jalan," ungkap Hariansyah, Senin (23/7) malam.

 

Justru jika laga kontra Sriwijaya FC ditunda akan merugikan Borneo FC. Karena tim berjuluk "Pesut Etam" itu akan bertanding di turnamen Piala Indonesia pada 2 Agustus dan selanjutnya menghadapi Mitra Kukar pada 6 Agutus.

 

"Selain itu, seperti jadwal yang kami dapat, setelah melawan Sriwijaya FC, kami harus melawan PSAD dan Mitra Kukar dengan durasi waktu yang berdekatan pula. Namun, kita siap, kita sudah mengatur program untuk tim sedemikian rupa. Hanya karena Sriwijaya FC tidak siap, jangan lalu mengorbankan Borneo FC," tutur Hariansyah.

 

Sebelumnya, manajemen Sriwijaya FC telah mengirimkan surat nomor 188/SFC/VII/2018 kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB). Poin dari surat tersebut menegaskan bahwa Sriwijaya FC meminta laga melawan Borneo FC yang akan dilaksanakan pada 29 Juli untuk ditunda atau dijadwalkan ulang.

 

Manajemen Borneo FC juga telah mengirimkan surat balasan surat kepada PT LIB terkait penolakan penjadwalan ulang laga tersebut. Hariansyah berharap laga melawan Sriwijaya FC tidak ada perubahan jadwal, karena Borneo sudah melakukan persiapan. "Mau bertanding di mana saja untuk tanggal 29 Juli ini, insya allah kami siap," tegasnya. (okz)

 

 
 
 

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas