Kroasia Menghukum Kesombongan Inggris

Dibaca: 13961 kali  Kamis, 12 Juli 2018 | 13:29:21 WIB
Kroasia Menghukum Kesombongan Inggris
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Kroasia sukses membungkam kesombongan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018. Luka Modric menyebut rendahnya respek dari media-media Inggris membakar mereka. Kroasia menaklukkan Inggris 2-1 dalam semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018) dinihari WIB.

 

Tertinggal lebih dulu usai dibobol Kieran Trippier lewat tendangan bebas di menit kelima, Kroasia bangkit lewat gol Ivan Perisic di menit ke-68 dan Mario Mandzukic di menit ke-109. Kemenangan ini disebut Modric membungkam telak kesombongan Inggris. Dia menilai dalam perjalanan menuju pertandingan, media-media dan para analis sepakbola dari Inggris merendahkan Kroasia.

 

Nyatanya selama 120 menit, tim 'Tiga Singa' tak mampu berbuat banyak. Inggris cuma melepas 11 tembakan dan hanya satu yang tepat target. Sementara Kroasia punya 22 percobaan di mana tujuh di antaranya mengarah ke gawang, plus satu yang membentur tiang.

 

"Orang-orang berbicara...jurnalis-jurnalis Inggris, para pundit dari televisi. Mereka meremehkan Kroasia malam ini dan itu adalah kesalahan besar. Semua kata-kata dari mereka kami terima, kami baca, dan kami bilang 'OK, hari ini kita akan lihat siapa yang akan kelelahan'," kata Modric dilansir Guardian.

 

"Mereka seharusnya lebih rendah hati dan lebih menghormati lawan. Kami menunjukkan lagi bahwa kami tak lelah, kami mendominasi pertandingan secara mental dan fisik. Kami bahkan seharusnya sudah mengunci laga sebelum babak tambahan," imbuhnya. Bagi Kroasia, melangkah ke final sudah menjadi sejarah bagi mereka.

 

Sebelumnya catatan terbaik Vatreni adalah finis ketiga di Piala Dunia 1998. Kini mereka akan berhadapan dengan Prancis di laga puncak untuk hadiah terbesar. "Ini adalah mimpi yang jadi nyata setelah sekian lama. Kami ada di final dan ini adalah sukses terbesar dalam sejarah Kroasia. Kami harus bangga," ungkap gelandang Real Madrid.(dsc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.