PT. Bina Daya Bentala dan kelompok Tuah kampong Panen Patin Program DMPA.

Dibaca: 24363 kali  Senin, 09 Juli 2018 | 13:29:37 WIB
PT. Bina Daya Bentala dan  kelompok Tuah kampong Panen Patin Program DMPA.
Ket Foto :

PEKANBARU (KR): Bonai Darussalam, ( ) PT. Bina Daya Bentala (BDB) melalui program desa makmur peduli api (DMPA) nya berhasil membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui panen ikan patin yang berlangsung baru-baru ini.
Ketua kelompok budi daya ikan " Tuah kampong desa Sontang" Nazaruddin menyatakan, pada awalnya penaburan bibit ikan patin ini dilakukan pada bulan Desember 2017 lalu sebanyak 10 ribu ekor bibit dengan modal awal Rp. 29 juta dan Alhamdulillah saat ini sudah bisa panen.
Estimasi untuk panen pada periode ini ditaksir lebih dari 3 ton dimana jika dijual perkilonya 15 ribu/kg diperkirakan nantinya total hasil panen dalam masa pemeliharaan 5 bulan ini,  kelompok budi daya ikan Tuah kampong desa Sontang bisa menghasilkan uang lebih kurang sebesar Rp. 45 juta, ini sudah termasuk modal awal dan keuntungan diluar modal Rp 16 juta katanya.

Camat Bonai Setyono pada saat acara panen menyampaikan apresiasi luar biasa kepada perusahaan, dimana menurutnya dalam kondisi ekonomi yang kurang menggairahkan saat ini masyarakat bisa terbantu dengan berhasilnya panen ikan patin melalui program DMPA perusahaan, berharap dengan program yang diluncurkan perusahaan ini kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terutama masyarakat kurang mampu secara ekonomi.
Hadir pada saat panen tersebut diantaranya kepala desa Sontang Zulfahrianto, SE, kepala Fores ptotectin PT. BDB Soekiran, kepala Distrik Plantation Hafid Sudrajat beserta anggota kelompok budi daya ikan dan masyarakat desa sontang.

Kepala Fores Protection PT. BDB Soekiran menyampaikan bahwa program DMPA ini diluncurkan salah satunya bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat terutama yang berada wilayah sekitar operasional perusahaan, saat ini program ini sudah berjalan dengan semestinya dan tidak hanya terfokus pada budi daya ikan patin saja, akan tetapi program DMPA ini juga bergerak pada sektor-sektor lainnya seperti peternakan, holtikultura dan home industri sehingga diharapkan nantinya bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya, disamping itu yang paling penting dari diluncurkannya program ini adalah bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar masyarakat tidak lagi dalam bercocok tanam membakar lahannya sehingga kebakaran lahan dapat dihindari. ( RLS)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.