Advertorial

Bupati Inhil: Kontribusi Ulama Sangat Diharapkan dalam Membangun Inhil

Dibaca: 17586 kali  Senin, 09 Juli 2018 | 11:30:23 WIB
Bupati Inhil: Kontribusi Ulama Sangat Diharapkan dalam Membangun Inhil
Ket Foto :

TEMBILAHAN, RIAUTRIBUNE: Bupati Inhil (Indragiri Hilir) Drs. HM Wardan MP mengatakan ke depan peran dan kontribusi alim ulama sangat diharapkan dalam membangun Kabupaten Inhil. ''Program ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dan perhatian yang tinggi terhadap ulama,'' katanya

 

Bupati Wardan mengatakan hal itu saat melepas pemberangkatan 30 orang tokoh agama dan pengurus masjid untuk melakukan Studi atau Orientasi Manajemen Masjid ke Jakarta, dimaksudkan untuk meningkatkan semangat untuk memakmurkan masjid, Rabu (5/7/2018) malam.  Alasan dipilihnya Jakarta, karena masjid-masjid di Jakarta telah memiliki dan melaksanakan manajemen masjid dengan tata kelola yang baik, seperti Masjid Agung Al Azhar, Masjid Kubah Emas di Depok Jawa barat. Dimana masjid ini menjadi rujukan banyak pengurus masjid se-Indonesia.

 

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu juga menegaskan kepada Kabag Kesra Setdakab Inhil agar segera mengoptimalkan peran dan fungsi forum ulama umara, yang sudah dibentuk dan kukuhkan beberapa waktu yang lalu.

 

Sementara Kabag Kesra Setdakab Inhil HM Arifin ketika menyampaikan laporan saat keberangkatan rombongan tokoh agama dan pengurus masjid ini kepada Bupati Inhil HM Wardan di Mesjid YAMP Kantor Bupati Inhil, mengatakan di sana nanti akan dapat melihat dan bertanya langsung bagaimana pengurus mengelola masjid, sehingga masjid ini yang representatif, baik dipandang dalam sisi kebersihan, peribadatan, pendidikan dan masjlis taklimnya

 

Diharapkan, dengan studi ke masjid masjid di Jakarta ini nantinya dengan harapan ilmu dan pengalaman nanti bisa diterapkan dan di aplikasikan di daerah dan masjid masing masing. (Adv)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.