30 Imam Diberangkatkan ke Jakarta, Bupati Inhil: Ini Bentuk Keseriusan Membangun Bidang Keagamaan

Dibaca: 26706 kali  Sabtu, 07 Juli 2018 | 09:52:12 WIB
30 Imam Diberangkatkan ke Jakarta, Bupati Inhil: Ini Bentuk Keseriusan Membangun Bidang Keagamaan
Ket Foto :

TEMBILAHAN- riautribune: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, Riau melalui Bagian Kesra Setdakab Inhil memberangkatkan sebanyak 30 orang yang terdiri dari ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun Imam Masjid ke Jakarta untuk belajar Manajemen Masjid.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Inhil, M Wardan mengatakan bahwa apa yang dilakukan ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Inhil terhadap pembangunan di bidang keagamaan.

 

"Ini bentuk keseriusan terhadap pembanguan di bidang keagamaan, program ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dan pertahatian yang tinggi," ujar Bupati Inhil.

 

Ditambahkannya, bahwa Pemkab Inhil selalu memberikan perhatian dan berharap kedepannya peran dan kontribusi Alim ulama juga sangat diharapkan dalam membangun Inhil.

 

"Saya minta kepada Kabag Kesra agar segera mengoptimalkan peran dan fungsi Forum Ulama Umara yang sudah dibentuk beberapa waktu lalu," pinta Wardan. (mal/adv/grc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas