Advertorial

Masyarakat Bekawan Terima Bantuan dari NGO Prancis

Dibaca: 20121 kali  Senin, 02 Juli 2018 | 20:56:39 WIB
Masyarakat Bekawan Terima Bantuan dari NGO Prancis
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Masyarakat Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau mendapatkan bantuan dari Non Government Organisatio (NGO) Objektif Monde, Prancis.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Camat Mandah, Junaidi kepada awak media, Minggu (1/7/2018) malam. 

 

"Alhamdulillah, kami tadi siang mengadakan pertemuan dengan dua orang warga Prancis Francine Abbry dan Soler Annie," kata Jhon.

 

Dia juga mengatakan bahwa pertemuan yang didampingi Kades Bekawan, Ganda Putra disalah satu hotel di Tembilahan ini untuk membahas bantuan-bantuan yang akan Organisasi Non Goverment, Objektif Monde berikan kepada masyarakat.

 

"Nantinya mereka akan menyerahkan pakaian lengkap anak-anak sekolah 50 stel, papan menongkah (untuk mencari kerang, red) 50 unit dan jaring sebanyak 60 pis," tutur Ketua Komunitas Pencinta Sedekah Inhil (KPSI) ini. 

 

Selain itu, pria yang akrab disapa Jhon Inhil mengungkapkan tujuan bantuan seragam sekolah tersebut agar masyarakat Suku Duanu terbantu khususnya dalam dunia pendidikan.

 

Sedangkan untuk Papan Menongkah dan jaring bertujuan untuk meningkatkan mata pencarian sebagai nelayan. 

 

"Dengan bantuan tersebut akan berdampak meningkatnya tarap hidup masyarakat khususnya Suku Duanu di Desa Bekawan dan umumnya masyarakat KecMatan Mandah," ujarnya. 

 

Terakhir, pria yang akrab disapa Jhon Inhil ini menuturkan bahwa bantuan tersebut akan diserahkan secara langsung kepada masyarakat pada Rabu ( 4/7/2018) mendatang. (Mal/ADV)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.