Advertorial

Bupati Inhil Hadiri Coffee Morning Dan Halal Bihalal Bersama TCI Chapter Bumi Lancang Kuning

Dibaca: 14805 kali  Ahad, 01 Juli 2018 | 20:28:04 WIB
Bupati Inhil Hadiri Coffee Morning Dan Halal Bihalal Bersama TCI Chapter Bumi Lancang Kuning
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri acara coffee morning dan halal bihalal bersama Terrano Club Indonesia (TCI) Chapter Bumi Lancang Kuning, Tembilahan, Minggu (1/7/2018) pagi.

 

Coffee morning dan halal bihalal tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Touring Fitri 1439 Hijriyah.

 

Selain dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan, kegiatan coffee morning dan halal bihalal juga diramaikan oleh kehadiran komunitas - komunitas lainnya, seperti TCI, VES dan SKIN.

 

Bupati Inhil, HM Wardan mengungkapkan bahwa Dirinya sangat mendukung dengan adanya kegiatan Touring Fitri 1439 Hijriyah tersebut.

 

"Saya berharap, melalui kegiatan touring ini, promosi sektor kepariwisataan Kabupaten Inhil ke dunia luar akan terbantu, seperti Air Terjun 86 dan Air Terjun Tembulun Rusa," kata Bupati.

 

Sehari sebelumnya, tepat pada pukul 05.00 WIB, sejumlah komunitas mobil di Kabupaten Inhil dengan pengawalan dari Satlantas Polres Inhil menunggu kedatangan TCI Chapter Bumi Lancang Kuning.

 

Setibanya di Kabupaten Inhil, TCI dan sejumlah komunitas mobil Inhil pun melakukan konvoi menyusuri Kota Tembilahan yang dimulai dari Parit 6 dan berakhir di Hotel Telaga Puri, Tembilahan. Disana, rombongan TCI dijamu dengan Kelapa muda segar khas Kabupaten Inhil.

 

Touring Fitri 1439 Hijriyah TCI Chapter Bumi Lancang Kuning di Kabupaten Inhil dijadwalkan berlangasung selama 2 hari, mulai Sabtu, 30 Juni 2018 sampai dengan hari ini, Minggu 1 Juli 2018. (Mal/Diskominfops Inhil)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.