Gerindra Ajak Partai Demokrat dan PKB Berkoalisi di Pilpres 2019

Dibaca: 15065 kali  Sabtu, 30 Juni 2018 | 14:26:15 WIB
Gerindra Ajak Partai Demokrat dan PKB Berkoalisi di Pilpres 2019
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan partainya akan mengajak Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membangun koalisi poros ketiga pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Ferry mengklaim, dengan keberhasilan partainya menaikkan elektabilitas pasangan calon gubernur di Jawa Barat dan Jawa Tengah, partainya bisa menggaet Partai Demokrat dan PKB bergabung membentuk koalisi di Pilpres 2019.

 

"Pasangan calon kami dari elektabilitas rendah sampai menyaingi inkumben. Bayangkan kalau kita mendukung elektabilitas yang sudah tinggi?" ujar Ferry dalam sebuah acara diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat pada Sabtu, 30 Juni 2018. Ia berharap Partai Demokrat dan PKB melihat tren itu. Survei terakhir yang dilakukan berbagai lembaga pada dua atau tiga pekan menjelang Pilkada 2018, menempatkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah usungan Gerindra di Jawa Tengah hanya memperoleh suara di kisaran 20-30 persen.

 

Sedangkan elektabilitas pasangan calon usungan Gerindra di Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu berada di bawah 10 persen. Namun, hasil quick count keduanya naik tajam. Hasil quick count LSI Denny JA misalnya mencatat pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh 27,98 persen suara.

 

Sedangkan di Jawa Tengah, pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah bersaing ketat dengan inkumben Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung di antaranya oleh PDIP dengan perolehan masing-masing 41,47 persen berbanding 58,26 persen. "Bayangkan, pasangan yang elektabilitas rendah saja bisa digenjot apalagi calon yang diusung sudah memiliki elektabilitas tinggi," ujar Ferry.

 

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi mengatakan partainya akan mempertimbangkan ajakan itu. "Kami membuka komunikasi dengan berbagai pihak, tapi sampai saat ini keinginan kami membentuk poros ketiga masih besar," ujar Didi kepada Tempo di tempat yang sama. Dengan hasil quick count Pilkada yang diklaim cukup baik, menjadi modal keyakinan Partai Demokrat untuk membentuk poros baru untuk menghadapi Pilpres 2019. "Sampai saat ini kami masih optimis membentuk poros ketiga," ujar Didi.(tem)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.