Advertorial

Petani di Inhil Bersyukur, Harga Kelapa Sudah Naik Hingga Level Rp1.600

Dibaca: 25642 kali  Rabu, 27 Juni 2018 | 19:14:43 WIB
Petani di Inhil Bersyukur, Harga Kelapa Sudah Naik Hingga Level Rp1.600
Ket Foto :

Inhil - riautribune: Rahman, petani kelapa di Reteh, Inhil, begitu bahagia saat ditelpon media. Dia tak henti-hentinya ucapkan rasa syukur sebab kelapa dari hasil kebun kelapa miliknya yang dijual hari ini, terjual dengan harga Rp1.100,-

 

"Alhamdulillah bg, harga kelapa hari ini sudah naik. Kemarin saat panen memang sempat was-was, karena dah dengar kabar kalau harga cuma Rp600,-. Tapi Alhamdulillah, baru sehari Pak Wardan menjabat kembali, harga kelapa dah naik," ucap Rahman penuh syukur.

 

Sebagai informasi, petani kelapa Inhil beberapa pekan ini memang tengah dilanda sulit. Harga kelapa dari kebun-kebun mereka jatuh anjlok hingga titik terendah yang tak pernah dialami selama 4 tahun terakhir.

 

Untuk itulah, kemarin Senin (25/6/2018), di hari kedua masuk kembali setelah cuti kampanye, Bupati Inhil HM Wardan langsung menggelar rapat terkait penanganan masalah harga kelapa ini. Seperti kata Wardan, hal ini memang harus segera dicarikan solusi sebab kelapa merupakan gantungan hidup, lebih dari 70 persen masyarakat Inhil.

 

Pasca rapat yang digelar dengan memanggil seluruh dinas terkait bahkan sampai perusahaan-perusahaan bidang kelapa yang ada di Inhil itu, harga terpantau mulai menanjak naik. Seperti pada awal berita ini, untuk Kecamatan Reteh harga sudah berada di kisaran Rp1.000,- sampai Rp1.100,- dari harga sebelumnya yang cuma berada di kisaran Rp800,- bahkan sampai Rp600,-.

 

Sementara itu, melalui kabar yang diberikan oleh H Sudirman, salah seorang pengepul (toke) yang berada di Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, dirinya bahkan hari ini telah mampu membeli kelapa dari petani dengan harga Rp1.300,-.

 

"Iya pak, harga kelapa sudah mulai naik kembali. Hari ini saya saja sudah mengambil dengan harga Rp1.300,-," kata pria yang mengekspor kelapa ke Thailand itu.

 

Sedangkan di daerah Kecamatan Kateman, harga kelapa hari ini bahkan terpantau lebih tinggi lagi. Rahmat, toke kelapa yang berasal dari Desa Penjuru, Kateman, mengaku sudah membeli kelapa di harga Rp1.500,-.

 

"Kalau hari ini di tempat kita sudah membeli Rp1.500,- dari petani pak. Sebab kita menjual ke Sambu sudah bisa Rp1.600,-. Syukurlah dah naik pak, kasihan kita lihat petani kalau harga murah seperti kemarin," terang Rahmat saat dihubungi melalui telpon selulernya.

 

Kenaikan harga ini, diakui pula oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil. Dari data yang dimiliki oleh mereka, harga kelapa di Inhil hari ini berada di kisaran Rp1.000,- sampai Rp1.600,-.

 

"Harga kelapa hari ini terdata oleh kami memang sudah naik. Sekarang berada di kisaran Rp1000,- sampai Rp1.600,-. Kita akan pantau terus, semoga akan terus beranjak naik," kata Azwar, Kepala Disperindag Inhil saat dikonfirmasi. (Mal/ADV)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas