Advertorial

Bupati Perintahkan Jajaran Pemkab Inhil Jadwalkan Ulang Pertemuan Bahas Anjloknya Harga Kelapa

Dibaca: 10926 kali  Rabu, 27 Juni 2018 | 18:39:48 WIB
Bupati Perintahkan Jajaran Pemkab Inhil Jadwalkan Ulang Pertemuan Bahas Anjloknya Harga Kelapa
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memerintahkan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk menjadwalkan ulang pertemuan dengan Perusahaan Besar pengolah Kelapa guna membahas solusi anjloknya harga kelapa, Senin (25/6/2018) siang.

 

Penjadwalan ulang dilakukan menyusul ketidakhadiran 2 Perusahaan Besar pengolah kelapa, PT Pulau Sambu Guntung dan PT Inhil Sarimas Kelapa yang diundang dalam rapat koordinasi membahas stabilitas harga kelapa di Aula Kantor Bupati Inhil, Tembilahan.

 

Instruksi tegas dari Bupati Inhil, HM Wardan, spesifik ditujukan pada Bagian Perekonomian dan SDA serta Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil.

 

"Pak Wanhar, Pak Yun (Kabag Perekenomian dan Adm Pemerintahan, red) segera jadwalkan ulang pertemuan. Saya tak mau begini. Semuanya harus hadir, sehingga permasalahannnya dapat diketahui dengan pasti," kata Bupati.

 

Bahkan, Bupati juga meminta bawahannya iti untuk tidak hanya mengundang perusahaan - perusahaan pengolah kelapa skala besar saja, melainkan juga turut menghadirkan para pengumpul atau toke kelapa.

 

"Ini agar masalah yang dihadapi para petani kita saat ini dapat kita ketahui dengan jelas. Sehingga kita bisa membuat kebijakan terbaik bagi solusinya," perintah Bupati.

 

Sebagai informasi, sejak medio Februari harga kelapa memang terus merosot. Jatuhnya harga pun tidak main-main. Jika awal Februari lalu masih berada di level Rp 2.200,-, saat ini bahkan mencapai kisaran Rp800,- sampai Rp600,-. Hal ini tentu membuat masyarakat Inhil menjerit. Apalagi kelapa merupakan sumber kehidupan lebih dari 70 persen masyarakat Inhil.

 

Bukan hanya penjadwalan ulang pertemuan, pada rapat yang didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin kala itu, Bupati Inhil, HM Wardan juga memerintahkan agar pada perencanaan kerja strategis (Renstra) Pemerintah Kabupaten Inhil 2019 yang akan mulai dibahas bulan depan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Inhil (Bappeda) dapat menyantumkan program - program penunjang peningkatan komoditas kelapa sebagai prioritas.

 

"Tolong Bappeda jangan main-main ini. Bupati sejak dahulu sudah perintahkan fokus masalah ini, ngapa tak juga fokus. Jangan bicara proyek diambil tapi bicara kedepan tak serius, ini menyangkut masyarakat kita. Jadi Bappeda tolong dihitung betul!," tegas Said Syarifuddin yang juga merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Inhil. (Mal/ADV)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »