Bupati Kampar Bentuk Tim Percepat Pembangunan Universitas Yatim ASEAN

Dibaca: 11131 kali  Senin, 25 Juni 2018 | 19:07:10 WIB
Bupati Kampar Bentuk Tim Percepat Pembangunan Universitas Yatim ASEAN
Ket Foto :

PEKANBARU-Bupati Kampar H Aziz Zainal, SE mendukung penuh rencana pembangunan Universitas Yatim ASEAN di Provinsi Riau yang berlokasi di Kabupaten Kampar. Sebagai langkah awal pihaknya langsung membentuk tim percepatan dari Pemda Kampar untuk mempercepat proses pembangunan kampus bertaraf internasional ini.
"Kami mendukung penuh niat dari Yawatim ASEAN memberikan kepercayaan penuh kepada Kabupaten Kampar sebagai lokasi pembangunan kampus Universitas Yawatim ASEAN," ucapnya di sela - sela pertemuan tim Yawatim ASEAN di hotel Pangeran Pekanbaru, Senin tanggal 25 Juni 2018
Dilanjutkannya, Pemda Kampar dalam hal ini akan membentuk tim dalam hal percepatan dalam segala hal baik dari segi teknis mau pun dari legal aspek bersangkutan dengan masalah pertanahannya.
"Kita akan bentuk tim kerja yang bisa langsung action untuk merumuskan kerangka kerja dan tahapan menuju percepatan pembangunan kampus Yawatim ASEAN," jelasnya.
Kepala seksi hubungan hukum BPN Kampar Supriadi pada kesempatan tersebut menegaskan pihaknya mendukung penuh dalam hal penyelesaian aspek legal pertanahan sampai ke tingkat hak pemilik.
"Kami berharap bisa dibentuk tim bersama untuk menyelesaikan masalah pertanahan termasuk melibatkan kepala desa maupun RT/RW setempat," jelasnya.
Presiden Peyatim ASEAN Prof Dr Dato Tengku Mahmud Bin Mansyur mengapresiasi sambutan hangat dari Pemda Kampar mendukung pembangunan kampus Universitas ASEAN di Kabupaten Kampar.
"Saat ini kita sudah memulai lelang wakaf kepada umat muslim di ASEAN dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan kampus Yatim ASEAN ini," jelasnya.
Pertemuan ramah tamah ini turut dihadiri oleh Asisten II Setda Kampar, H Azwan dan BPN Kampar serta pengurus Yawatim ASEAN Indonesia.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Pojok Usaha" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.