Partai Demokrat Akan Tawarkan Pasangan JK-AHY untuk Pilpres 2019

Dibaca: 8104 kali  Jumat, 22 Juni 2018 | 13:45:16 WIB
Partai Demokrat Akan Tawarkan Pasangan JK-AHY untuk Pilpres 2019
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan partainya ingin menawarkan gagasan memasangkan Jusuf Kalla atau JK dengan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

 

Opsi itu sekaligus menjadi salah satu pilihan alternatif dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. JK, ujar Ferdinand, dipertimbangkan karena dinilai memenuhi kapasitas sebagai calon presiden.

 

Dia pernah menjadi wakil presiden selama dua periode, salah satunya berpasangan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat.

 

"Kami melihat kapasitas dan kapabilitas Pak JK, sehingga masuk radar Partai Demokrat," ucap Ferdinand kepada Tempo, Jumat, 22 Juni 2018.

 

Mengenai AHY, tutur Ferdinand, Demokrat tak ingin melawan arus opini dan keinginan masyarakat. Dia merujuk sejumlah hasil sigi lembaga survei yang menempatkan Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat itu sebagai kandidat cawapres.

 

"Ketika masyarakat ingin AHY cawapres, ya kami lebih fokus di situ.” Partai akan memasangkan putra sulung SBY itu dengan tokoh senior. Partai menilai formasi AHY dan tokoh senior akan lebih bagus. Partai Demokrat tengah menjajaki kemungkinan terbentuknya poros baru dalam pilpres 2019.

 

Ferdinand menuturkan, melalui poros yang dinamakan koalisi kerakyatan itu, partainya ingin menghadirkan pasangan capres dan cawapres alternatif. Beberapa nama disampaikan warga kepada Partai Demokrat untuk diusung dalam pilpres 2018.

 

Nama-nama itu adalah Presiden Joko Widodo; Wakil Presiden Jusuf Kalla; Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto; mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo; pengusaha sekaligus mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung; dan AHY.(tem)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.