Advertorial

Polres Inhil Bersama Pemkab dan Masyarakat Inhil Gotong royong Perbaiki Jalan Rusak

Dibaca: 10667 kali  Rabu, 20 Juni 2018 | 16:26:29 WIB
Polres Inhil Bersama Pemkab dan Masyarakat Inhil Gotong royong Perbaiki Jalan Rusak
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Personel Polres Indragiri Hilir, bersama Personel BPBD, Bina Marga Dis PUPR Kabupaten Indragiri Hilir, bersama masyarakat setempat, bahu membahu membuat tanggul penahan tanah di lokasi longsor di Jalan Gerilya Parit 6 Tembilahan Hulu, Rabu, 20/6/2018. Tampak hadir memimpin langsung anggotanya di lapangan, Kabag Ops Polres Indragiri Hilir KOMPOL Maison, S.H., Kabag Sumda KOMPOL James Sibarani, S.H., M.H., Kalaksa BPBD H. Yuspik, S.H., Kabid Bina Marga Dis PUPR Raja Enta, Para Kasat dan Perwira Polres Indragiri Hilir, Camat Tembilahan Hulu M. Nazar, S.Sos., M.Si., dan Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A. RAYMOND TARIGAN GIRSANG, S.Sos.

 

Pembuatan tanggul darurat ini adalah tindak lanjut dari peninjauan TKP tanah longsor oleh Kapolres Inhil AKBP CHRISTIAN RONY PUTRA, SI.K., M.H., dan Kabag Ops Polres Inhil KOMPOL MAISON, S.H., serta koordinasi dengan Kalaksa BPBD Kab. Inhil dan Kabid Bina Marga Dis PUPR Kab. Inhil, dalam mengatasi dampak tanah longsor di Jalan Gerilya Parit 6 Tembilahan Hulu, yang sudah memakan badan jalan nasional, penghubung Kota Tembilahan menuju Kota Rengat.

 

Polres Inhil dan Polsek Tembilahan Hulu, mengerahkan personelnya sebanyak 40 orang, BPBD Kab. Inhil sebanyak 35 orang, Bina Marga 5 orang, Kantor Camat Tembilahan Hulu 5 orang, dan masyarakat setempat sebanyak 20 orang. Selain itu, Bina Marga juga mengerahkan 1 unit alat berat beko loader.

 

Untuk jangka pendek, di lokasi longsor dipasang cerucuk kayu, yang akan dilapisi dengan karung berisi pasir, untuk menahan abrasi lanjutan di aliran Sungai Indragiri tersebut. 

 

Pengaturan arus lalu lintas dilakukan oleh Sat Lantas Polres Indragiri Hilir, agar tidak terjadi kemacetan, karena frekwensi kendaraan, yang melintasi jalan tersebut, cukup ramai.

 

Sebelumnya, pada 3/6/2018, di Jalan Gerilya Parit 6 Tembilahan Hulu, telah terjadi tanah longsor, yang merusak 3 unit rumah. Longsor kembali terjadi tanggal 17/6/2018, menyebabkan 2 unit rumah terjun ke aliran sungai. 2 hari berselang, di lokasi yang sama, tanah kembali longsor, menyebabkan bahu jalan sepanjang 15 meter, amblas, dan mengakibatkan retakan di badan jalan. (Mal)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »