Penjualan Mobil Bekas Tak Secerah Mobil Baru

Dibaca: 92514 kali  Jumat, 23 Oktober 2015 | 08:22:05 WIB
Penjualan Mobil Bekas Tak Secerah Mobil Baru
Ket Foto : Foto Internet

JAKARTA-riautribune: Kondisi ekonomi yang belum stabil pada Kuartal-IV 2015 tak hanya berpengaruh pada penjualan mobil baru. Penjualan mobil bekas pun turut terkena dampaknya. Setidaknya hal ini dialami oleh mobil88 selaku perusahaan yang bergerak di bidang used car.

Chief Operating Officer mobil88, Fischer Lumbantoruan, menyebut, penjualan mobil bekas hingga September 2015 ini masih flat. Ia memprediksi penjualan mobil bekas mobil88 pada 2015 akan sama dengan tahun lalu.

"Masih flat, targetnya sama seperti tahun lalu, di kisaran 25 ribuan unit. Dari Januari sampai September sendiri penjualan untuk outlet Mobil 88 sudah 15 ribu-16 ribuan unit," jelas dia.

Fischer menambahkan, angka tersebut didapat dari penjualan outlet mobil88 di seluruh Indonesia. Jika ditambahkan dengan penjualan yang dilakukan dengan sistem lelang, maka totalnya sekira 18 ribu unit. Jumlah tersebut sama dengan periode yang sama tahun lalu.

"Kami kan ada sistem lelang juga. Jadi kalau ditambah lelang berarti sama seperti tahun lalu," lanjut dia.

Menurut dia, kondisi yang terjadi pada penjualan mobil bekas tidak jauh berbeda dengan mobil baru. "Kalau permintaan mobil baru turun, otomatis permintaan mobil bekas turun," ungkap dia.

Seperti diketahui, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan mobil sebanyak 1,2 juta unit selama 2015. Namun angka tersebut direvisi menjadi 1 juta-1,1 juta unit. Belum lama ini, target tersebut kembali direvisi menjadi antara 950 ribu sampai 1 juta unit.

Sementara itu total penjualan mobil pada periode Januari sampai September 2015 mencapai 760.017 unit atau turun 15,2 persen dibandingkan periode yang sama 2014, yakni sebanyak 896.724 unit. Selama bulan September saja penjualan mencapai 87.829 unit.(okz/rt)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »