Advertorial

Pjs Bupati Inhil Taja Open House di Pekanbaru

Dibaca: 12442 kali  Ahad, 17 Juni 2018 | 00:36:00 WIB
Pjs Bupati Inhil Taja Open House di Pekanbaru
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Setelah selama dua hari melaksanakan Open House di Kediaman Dinas Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang beralamat di Jalan Kesehatan Nomor 1 Tembilahan, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil H Rudyanto SH MSi dan keluarga menggelar Open House di kediaman pribadinya yang terletak di Jalan Mulia Nomor 10 Pekanbaru, Minggu (17/6).

 

Tujuan dilaksanakannya Open House ini ialah untuk bersilaturahmi dengan para tetangga, juga warga Pekanbaru dan sekitarnya. 

 

Dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan Camat beserta keluarga se-Kabupaten Inhil turut mengunjungi rumah Rudyanto.

 

Tidak hanya menggelar Open House saja, Rudyanto beserta rombongan juga bertandang ke Kediaman Dinas Plt Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim serta Ketua DPRD Provinsi Riau Hj Septina Primawati Rusli. 

 

Saat ditemui, Rudyanto mengatakan bahwa sudah menjadi kebiasaan disetiap Idul Fitri ia melaksanakan Open House di rumahnya. Dan mengunjungi serta bersilaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Riau adalah tradisi disetiap momen lebaran. 

 

"Alhamdulillah, open house ini adalah hal yang baik, kita bisa saling bertemu, berjabat tangan agar dosa-dosa kita di masa lalu dapat diampunkan. Dan tentunya dengan saling mengunjungi ini dapat memperkuat silaturahmi antara sesama pemerintah juga masyarakat," ucapnya dengan penuh syukur.

 

Menurutnya melalui momen Hari Raya umat Islam ini masyarakat dapat semakin akrab dengan pemimpinnya. 

 

"Intinya kita bisa saling berinteraksi secara langsung, bergembira bersama merayakan lebaran, dan tidak ada batasan di antara kita," ujar ayah 2 anak ini.

(Mal/ADV)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.