Advertorial

Tanah Merah Inhil Longsor, 3 Unit Rumah Roboh

Dibaca: 15397 kali  Sabtu, 02 Juni 2018 | 18:06:16 WIB
Tanah Merah Inhil Longsor, 3 Unit Rumah Roboh
Ket Foto :

TANAHMERAH - riautribune: Bencana alam tanah longsor menimpa pemukiman warga Jl. Kenangan RT. 02 RW. 01 Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Inhil, Sabtu, (02/6/2018) sekira pukul 12.00  Wib siang tadi. 

 

Akibat longsor tersebut, sebanyak 3 unit rumah yang dihuni oleh 4 KK (yang terdiri dari 8 jiwa ) mengalami kerusakan. 

 

Bermula kejadian ini diketahui Irwan, (38 thn) seorang nelayan warga Jalan Kenangan RT.02 RW.01 Desa Tanjung Baru ini, sedang berada di dalam rumahnya. Ia tiba-tiba mendengar suara papan retak dan kemudian melihat keluar rumah. 

 

"Saya melihat tanah disamping rumah mulai bergerak, kemudian langsung memanggil orang yang berada di dalam rumah dan menyuruh agar keluar dari rumah tersebut," cerita Irwan. 

 

Sebelum rumah korban roboh diterjang tanah longsor, korban mengaku sempat mengeluarkan barang-barang miliknya.

 

Dalam kejadian itu tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian ditaksir sekitar lebih kurang Rp. 60.000.000,. 

 

Dugaan sementara, longsor terjadi disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai Tanjung Baru dan pada saat terjadinya musibah tanah longsor air dalam keadaan sedang surut kering.

 

Berikut identitas pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor :

 

1. MARJOHAN, 70 th, islam, Banjar, Jl. Kenangan Rt.02 Rw.01 Desa Tanjung Baru (RB)

2. IRWAN, 38 th, islam, Banjar, Nelayan, Jl. Kenangan Rt.02 Rw. 01 Desa Tanjung Baru. (RB)

3. BARANI, 60 th,Banjar, nelayan, jln Kenangan Rt. 02 Rw.01 Desa Tanjung Baru (RB)

 

(Mal/Ro/HmsPolres)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Pojok Usaha" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.