Survei: Jokowi Harus Waspada, Tingkat Kepuasan Publik Menurun

Dibaca: 21948 kali  Senin, 28 Mei 2018 | 11:56:58 WIB
Survei: Jokowi Harus Waspada, Tingkat Kepuasan Publik Menurun
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Lembaga riset Alvara Research Center menyatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memiliki peluang lebih tinggi untuk :kembali terpilih dalam pemilihan presiden nanti. Namun calon inkumben itu perlu mewaspadai dua hal. CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan Jokowi masih unggul dalam berbagai survei elektabilitas dan popularitas.

 

Di survei Alvara sendiri, Jokowi tercatat unggul dengan tingkat popularitas 95,8 persen dan tingkat elektabilitas 46,8 persen. Namun Jokowi harus waspada lantaran tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya dan Jusuf Kalla menurun. "Angkanya turun sekitar 3,5 persen pada Mei dibanding survei pada Februari lalu," kata Ali saat merilis hasil surveinya bertajuk "Menuju Pilpres 2019: Mencari Penantang Jokowi" di Hotel Oria, Jakarta, Ahad, 27 Mei 2018.

 

Tingkat kepuasan masyarakat turun dari 77,3 persen pada Februari menjadi 73,8 persen pada Mei. Masyarakat yang tidak puas naik dari 20,8 persen menjadi 23,2 persen. Sedangkan masyarakat yang merasa puas jumlahnya menurun dari 68,8 persen menjadi 65,9 persen. Begitu pula dengan masyarakat yang merasa sangat puas menurun dari 7,2 persen menjadi 6,8 persen dan yang merasa sangat puas sekali turun dari 1,3 persen menjadi 1 persen.

 

Ali mengatakan titik lemah kinerja Jokowi dan Kalla masih terletak pada aspek ekonomi. "Masalah ketenagakerjaan, seperti penyediaan lapangan kerja dan kesejahteraan tenaga kerja, masih mendera," ujarnya. Menurut Ali, penurunan tingkat kepuasan masyarakat akan berimplikasi kepada turunnya keinginan pemilih untuk mencoblos kembali Jokowi. Meski tingkat keinginan masyarakat terhadap Jokowi menjadi presiden kembali masih tinggi, yaitu 64,8 persen, Jokowi diminta tetap waspada.

 

Survei Alvara Research Center dilakukan dengan metode wawancara tatap muka kepada 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas. Survei dilakukan pada 20 April-9 Mei 2018 di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Margin of error survei ini 3,10 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(tem)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.