Sebanyak 182.528 Penduduk Pekanbaru Tercatat Berada di Garis Kemiskinan

Dibaca: 24613 kali  Rabu, 23 Mei 2018 | 13:12:14 WIB
Sebanyak 182.528 Penduduk Pekanbaru Tercatat Berada di Garis Kemiskinan
Ket Foto :

PEKANBARU - Riautribune:Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Khairani mengatakan 182.528 penduduk Pekanbaru tercatat berada di garis kemiskinan. Jumlah ini, kata Khairani, terakhir kali terverifikasi pada bulan Desember 2017 yang lalu, dan akan terus diperbaharui 2 kali dalam setahun.

 

"Kalau berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT), ada 182.528 jiwa. Ini yang masuk dari BDT Dinas Sosial, dan verifikasi terakhir Desember 2017," terang Khairani , Rabu 23 Mei 2018. Dari jumlah tersebut, kata Khairani, yang tergabung dalam Jamkesda dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baru berjumlah 77,835 ribu jiwa.

 

Jumlah tersebut terbagi dalam layanan Jamkesda sebanyak 34.996 jiwa, dan 42.839 lainnya masuk dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) intergrasi.

 

"Nah, Pekanbaru juga mendapatkan tambahan alokasi PBI JKN. Data lama kan ada 42.828. Kemudian, masyarakat yang tergabung dalam Jamkesda ini akan kita integrasikan ke PBI JKN," tambahnya. Khairani juga menegaskan bahwa penambahan PBI JKN ini dikhususkan untuk masyarakat miskin yang terdaftar di BDT yang ada di Kementerian Sosial. Dia mengatakan masyarakat miskin yang belum terdaftar di BDT, maka pihaknya tidak bisa memasukkannya ke PBI JKN.

 

"Jadi kita mohon pengertiannya, bahwa untuk alokasi PBI JKN ini adalah masyarakat yang terdaftar di BDT Kementerian Sosial," kata dia. Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy mengatakan akan ada integrasi dari Jamkesda JKN.

 

Zaini juga mengklaim bahwa dengan pengintegrasian Jamkesda ke JKN, maka pelayanan yang masyarakat dapatkan lebih maksimal. Jamkesda, kata Zaini, pelayanannya terbatas sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

 

"Kalau JKN kan sistemnya gotong royong, yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu. Jadi lebih maksimal (pelayanannya)," terang Zaini. Untuk sumber pembiayaannya, Zaini mengatakan nantinya akan ada tambahan PBI dari APBN. Maka, dia mengatakan iuran yang sebelumnya ditanggung oleh daerah akan dialihkan menjadi tanggungan PBI APBN. (bpc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas