Kapolres Inhil Inspektur Upacara Harkitnas di Halaman Mapolres Inhil

Dibaca: 18942 kali  Senin, 21 Mei 2018 | 13:02:14 WIB
Kapolres Inhil Inspektur Upacara Harkitnas di Halaman Mapolres Inhil
Ket Foto :

Tembilahan - riautribune: Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., bertindak selaku Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 110, di halaman Mapolres Indragiri Hilir, Senin, (21/5/2018), pukul 08.00 WIB. Upacara yang bertemakan "Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan mewujudkan Indonesia yang berkerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter", diselenggarakan Personel Sat Lantas dengan susunan sebagai Perwira Upacara Kasat Lantas AKP Aninditha Rizal, S.H., S.I.K., Komandan Upacara IPDA Ismail, Pengibar Bendera BRIPDA Sayuti Rambe, BRIPDA Amal Ma'ruf dan BRIPDA Ade Putra, Pembaca Pembukaan UUD 1945 BRIPDA Aidil Nisman Kemit, Pembawa Acara  BRIPKA Yuyun Untari dan BRIPDA Nurul Najmi, dan Ajudan Irup : BRIPDA Welky. Upacara Bendera ini diikuti oleh Wakapolres Indragiri Hilir KOMPOL Ari Kartika Bhakti, S.I.K., Para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira, Bintara, dan Aparatur Sipil Negara Polres Indragiri Hilir.

 

Kapolres membacakan amanat Kemkominfo RI, yang antara lain menyatakan :

1. Rasa syukur kepada Tuhan YME, karena masih diberi kesempatan mengikuti upacara ini.

2. Inpirasi yang bisa diserap dari berdirinya Budi Utomo adalah munculnya Sumber Daya Manusia Indonesia terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan dan memiliki cita - cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Perjuangan Budi Utomo melahirkan Sumpah Pemuda dan akhirnya memproklamirkan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

3. NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dalam kondsi dan keadaan apapun.

4. Bangsa Indonesia harus konsisten menjaga dan melindungi dan memelihara tegaknya NKRI dari gangguan apapun.

5. Ancaman untuk memecah keutuhan NKRI tak pernah surut, bahkan dengan kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, mendapatkan medium baru, untuk penyebaran paham dan praktiknya. Tantangan itu meliputi memiliki dua dimensi penting yakni kecepatan dan cakupan.

6. Tantangan harus mampu dijawab dengan menfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

7. Bagi orang - orang yang diberi amanat Allah, untuk mengemudikan jalannya bahtera pemerintah, agar bisa menyelenggarakan proses pelayanan secara lebih efisien, dan memangkas proses pelayanan yang berbelit - belit.

8. Semoga Peringatan Kebangkitan Nasional ini juga memperbaharui semangat Trisakti, Berdaulat dalam Politik, Berdikari dalam Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. (Mal/HmsPolres)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »