Seharusnya Disdik Tak Kelola Proyek Fisik

Dibaca: 41498 kali  Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:20:04 WIB

BENGKALIS-riautribune: Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis seharusnya tidak lagi mengelola proyek fisik, karena membuat pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) utama menjadi tidak maksimal. Akibatnya, mutu pendidikan di Kabupaten Bengkalis masih rendah bila dibandingkan kabupaten/ kota lain di Riau. “Saya melihat akibat besarnya proyek fisik yang dikelola Dinas Pendidikan, membuat PNS baik eselon maupun non eselon di Dinas Pendidikan tidak fokus lagi melaksanakan tugas utamanya. Mutu pendidikan jadi rendah, dan administrasi guru pun tidak terdata dengan baik,” ujar anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Muhammad Tarmizi kepada wartawan belum lama ini.


Di sisi lain, karena tidak fokus pada satu kegiatan, selain program pengembangan SDM dan mutu pendidikan yang jalan di tempat, dampak lainnya adalah proyek fisik di lingkungan Disdik justru banyak yang bermasalah. Bahkan, ada yang tak selesai-selesai alias terbangkalai. Padahal proyek tersebut jaraknya hanya hitungan ratusan meter dari rumah Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh. “Coba perhatikan pembangunan SDN 006 yang bersebelahan dengan SDN 012, sudah dua tahun terbengkalai. Sekarang baru mulai dilanjutkan,” kata Tarmizi.


Program pengembangan SDM dan mutu pendidikan menurut Tarmizi seharusnya benar-benar menjadi skala prioritas. Terlebih Pemkab Bengkalis ingin menjadikan Bengkalis sebagai Kota Pendidikan. Kalau mutu pendidikan dan SDM-nya saja lebih rendah dari kabupaten/kota lain, bagaimana mungkin orang bisa percaya dan memilih untuk melanjutkan studi ke Bengkalis. Guru pun menurut Tarmizi mengeluh saat akan berurusan ke Dinas Pendidikan, mulai dari orang yang dicari jarang di tempat, hingga tak jelasnya kapan urusan akan selesai.


“Biasalah pejabat ni, kalau dah megang proyek paling susah ditemui, HP-nya pun mati. Kalaupun ada di kantor, kata stafnya tak ada. Trus pas jumpa di kantor, guru mau berurusan, dia tengah sibuk pula membicarakan proyek. Ujung-ujungnya guru juga yang jadi korban,” ujar Tarmizi seraya mencontohkan persoalan kepala sekolah yang tak bisa menerima dana sertifikasi karena jabatannya sudah melebihi dua periode.


Dikatakan, bagaimana mungkin visi Bengkalis sebagai Kota Pendidikan akan tercapai kalau berbagai persoalan tentang pendidikan belum terselesaikan. Padahal, anggaran untuk pendidikan yang dialokasikan sangat besar. Sangat disayangkan kalau anggaran yang besar habis begitu saja sementara mutu pendidikan tertinggal dengan daerah lain.(afa)upati Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

TEMBILAHAN-riautribune: Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM. Wardan, menyerahkan bantuan bagi korban musibah kebakaran di Jalan Semampau dan SKB Tembilahan, Selasa (20/10) kemarin. Dua hari berturut-turut, terjadi musibah kebakaran di dua lokasi berbeda. Pertama si jago merah menghanguskan 5 unit rumah dan satu warung soto di Jalan Semampau. Sehari berikutnya, musibah serupa juga terjadi dengan menghanguskan 5 rumah petak.

Musibah ini langsung menjadi perhatian orang nomor satu di Inhil itu dengan langsung menyerahkan bantuan kebutuhan rumah tangga. Bupati berharap musibah ini menjadi pembelajaran agar ke depan semuanya lebih berhati-hati. “Kita sangat prihatin atas kejadian ini. Mudah-mudahan kita semua diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut,” ungkap Bupati Inhil, HM Wardan.

DItambahkan Bupati Inhil, setiap musibah pasti ada hikmahnya. Semua itu terjadi atas kehendak dan keinginan Tuhan. Semua orang tak akan bisa memprediksi kapan musibah demikian akan terjadi. Namun apabila sudah terjadi musibah manusia harus mengintrospeksi diri. “Musibah ini merupakan ujian yang diberikan Allah. Para korban harus kuat dan tidak larut dalam kesedihan atas apa yang menimpa. Mari berusaha agar ke depan kehidupan semakin baik dari pada saat ini,” jelanya. Saat menyerahkan bantuan Bupati didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil H Yuspik, Sekcam Tembilahan, Buchari, Ketua PMI Rudyansyah dan para pejabat lainya. (adv/hms/ops)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.