Advertorial

Dibangun dengan Dana 6,4 Miliar, Pj Bupati Inhil Minta Pasar Kayujati Segera Difungsikan

Dibaca: 11347 kali  Jumat, 18 Mei 2018 | 13:16:23 WIB
Dibangun dengan Dana 6,4 Miliar, Pj Bupati Inhil Minta Pasar Kayujati Segera Difungsikan
Ket Foto :

TEMBILAHAN - riautribune: Pasar Kayu Jati yang terletak di Jalan Kayu Jati, Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, telah memiliki bangunan baru yang dana pembangunannya sebesar Rp6,4 miliar dari APBN 2017.

 

Meskipun pembangunannya telah selesai dan telah dilakukan peresmian dan syukuran pada bulan April 2018, namun hingga kini, bangunan yang terdiri dari 214 los dan kios tersebut belum kunjung ditempati para pedagang.

 

"Kenapa belum ditempati, kan sudah bisa di fungsikan," ujar Pj Bupati Inhil, Rudyanto saat melakukan kunjungan ke pasar tersebut, Rabu (16/5/2018) siang. Ia pun meminta, agar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Inhil agar segera memindahkan pedagang ke bangunan baru tersebut. "Cepat difungsikan, apalagi ini bulan Ramadan, aktifitas jual beli pasti ramai," tegasnya.

 

Menjawab pertanyaan Pj Bupati itu, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Inhil, Ahmad Fitri menjelaskan bahwa bangunan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan.

 

"Belum dihibahkan kepada kita, sekarang masih tahap pemeliharaan. Jika sudah dihibahkan akan segera kita fungsikan," terang Ahmad Fitri. (Mal/adv/grc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.