Tempat Hiburan di Rohil dan Semua yang Mengganggu Kekhusyukan Ibadah akan Ditertibkan

Dibaca: 10443 kali  Kamis, 17 Mei 2018 | 12:07:16 WIB
Tempat Hiburan di Rohil dan Semua yang Mengganggu Kekhusyukan Ibadah akan Ditertibkan
Ket Foto :

BAGANSIAPIAPI - Riautribune: Selama bulan puasa ini, Kepolisian Resort Rokan Hilir akan melaksanakan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah kegiatan kepolisian yang di tingkatkan atau dengan isitilah KY2D Dalam kegiatan itu, aparat kepolisian akan melakukan razia keseluruh tempat hiburan yang masih bandel untuk buka selama bulan puasa.

 

Bahkan, dalam waktu dekat, Polres juga akan mengundang pemilik usaha hiburan untuk diberikan pengarahan terkait aturan itu.

 

" Kita akan undang seluruh pengusaha hiburan malam agar supaya tutup selama bulan suci Ramadhan. Termasuk dengan penjualan petasan," kata Kabag Ops Polres Rohil, Kompol Antony L. Gaol , Kamis (17/5/2018).

 

Menurut Antony, mengenai penjualan petasan, tentunya ada yang sudah berizin dan ada yang tidak berizin. Walaupun sudah ada izinnya, kepolisian juga akan melakukan penyesuaian terhadap apa yang sudah diatur dalam peredaran tersebut.

 

" Menyangkut peredaran petasan, dalam hal ini kami harus tegas. Apalagi sekarang bunyi petasan seperti bunyi bom bisa mengundang orang ramai," cetusnya.

 

Selain tempat hiburan dan petasan, peredaran penjualan miras juga menjadi perhatian dari Kepolisian nantinya. Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menginformasikan kepada kepolisian dimana saja penjualan minuman keras selama bulan puasa.

 

" Kita akan tetap melakukan razia karena semua permasalahan tadi sudah kami terbitkan sprint," kata Antony.

 

Menurut Antony, persoalan krusial yang sering mengganggu saat umat Islam selama menjalankan ibadah puasa akan mereka upayakan untuk segera diatasi seperti ketersediaan bahan pokok dan premanisme.

 

Dia berharap, tahun ini seluruh umat Islam di Rokan Hilir merasa nyaman dan tidak terganggu selama mereka melaksanakan ibadah puasa.(grc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.