Persebaya Vs Persib Resmi Ditunda

Dibaca: 17528 kali  Selasa, 15 Mei 2018 | 10:10:57 WIB
Persebaya Vs Persib Resmi Ditunda
Ket Foto :

Surabaya - Riautribune:Teror yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, berimbas pada pertandingan Liga 1 2018. Duel Persebaya Surabaya vs Persib Bandung resmi ditunda. Beberapa teror terjadi dua hari belakangan di Surabaya. Tiga gereja menjadi sasaran, Minggu (13/5/2018).

 

Sementara Mapolrestabes Surabaya menjadi sasaran sehari setelahnya. Bajul Ijo dijadwalkan menggelar laga kandang, Sabtu (19/5) akhir pekan ini. Persib yang akan menjadi lawan pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo.

 

Pihak keamanan pun tak mengeluarkan izin untuk pelaksanaan pertandingan Persebaya vs Persib. Hal itu seperti dikonfirmasi Ketua Panitia Pelaksana pertandingan Persebaya, Whisnu Sakti Buana.

 

"Apa yang terjadi di Surabaya belakangan ini (Terorisme, Red) diluar dugaan dan kemauan semua orang. Jadi, dengan melihat kondisi terakhir keamanan Kota Surabaya seperti ini, pihak kepolisian sudah memutuskan tidak mengeluarkan izin keamanan untuk menggelar laga melawan Persib akhir pekan nanti," kata Whisnu di situs resmi Persebaya.

 

Hal itu direspons cepat oleh operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Melalui surat 177/LIB/V/2018, operator menerbitkan surat penundaan pertandingan Persebaya vs Persib.

 

"Dengan melihat kondisi keamanan yang terjadi di Surabaya, menurut kami kondisi itu (ledakan bom, Red) sudah masuk dalam kategori force majeure. Jadi, pertandingan Persebaya melawan Persib kami putuskan tidak bisa digelar sesuai jadwal," kata Chief Operating Officer PT LIB, Tigorshalom Boboy.(dnc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Senin, 19 November 2018 - 13:09:05 WIB

Ketua DPR Apresiasi ARDINDO Berdayakan Koperasi dan UMKM

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga terhadap Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) yang berhasil meluncurkan ARDINDO MART sebagai sebuah upaya memberdayakan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekaligus, mendorong jiwa kewirausahaan dalam mendongkrak perekonomian nasional.