AHY, Gatot, dan Anies Pilihan Cawapres 2019 Teratas

Dibaca: 16401 kali  Jumat, 11 Mei 2018 | 13:41:33 WIB
AHY, Gatot, dan Anies Pilihan Cawapres 2019 Teratas
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Survei Roda Tiga Konsultan (RTK) menunjukkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai calon wakil presiden.

"Pada pertanyaan spontan, nama AHY tertinggi dengan 8,5 persen," ujar Direktur Riset dan Data RTK, Rikola Fedri, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Mei 2018.

Elektabilitas AHY itu melampaui elektabilitas Jusuf Kalla dan Gatot Nurmantyo yang mencapai 7,1 persen dan 5,9 persen. Jika survei dilakukan untuk pilihan 20 nama tokoh, AHY tetap di posisi tertinggi dengan 18 persen, disusul Gatot dengan 14 persen, dan Anies Baswedan dengan 8,3 persen.

Rikola menyampaikan survei mengenai peluang capres - cawapres dan elektabilitas parpol itu dilakukan pada 21 April 2018 hingga 2 Mei 2018. Metode yang dilakukan, kata dia, adalah dengan stratified systemic random sampling dengan responden sebanyak 1601 orang dan margin of error 2,5 persen.

Rikola menjelaskan tiga tokoh tersebut tercatat mengalami kenaikan elektabilitas bila dibandingkan dengan hasil survei pada September 2017. Suara AHY naik dari 14 persen menjadi 18 persen, Gatot naik dari 10,8 persen menjadi 14 persen, dan Anies naik naik dari 6,3 persen menjadi 8,3 persen.

Berdasarkan tingkat kemungkinan untuk mendukung capres-cawapres, pasangan Jokowi-AHY dan Prabowo-AHY paling tinggi di antara peluang lainnya, yakni 70,8 persen dan 70 persen.

Di urutan berikutnya, ada pilihan Jokowi-Gatot dengan 65,7 persen dan Jokowi-Wiranto dengan 60,8 persen. Pada pilihan pasangan untuk Prabowo, ada Prabowo-Gatot di urutan kedua dengan 65,6 persen.

Prabowo-Anies berada di bawahnyadengan 64,2 persen. "Artinya, AHY merupakan tokoh yang paling fleksibel jika berpasangan dengan Jokowi maupun Prabowo pada Pilpres 2019," kata Rikola.(tem)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »