2.500 Personel TNI-Polri Siap Amankan Kedatangan Jokowi

Dibaca: 12255 kali  Senin, 07 Mei 2018 | 10:34:13 WIB
2.500 Personel TNI-Polri Siap Amankan Kedatangan Jokowi
Ket Foto :

PEKANBARU - Riautribune:Aparat gabungan dari TNI-Polri diturunkan sebanyak 2.500 personel untuk pengamanan kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Pekanbaru. Jokowi rencananya akan ke Riau pada Selasa besok, tanggal 8 Mei 2018.

Kedatangan Jokowi untuk menghadiri acara apel akbar NU dan Rakernas Hanura di Pekanbaru. Informasi soal jumlah personel gabungan TNI-Polri ini diungkapkan oleh Kepala Penerangan Korem 031 Wirabima, Mayor Sunarto. Dan hari ini, Senin, tanggal 7 Mei 2018, apel persiapan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur.

"Persiapan pengamanan kedatangan RI 1 sudah dilaksanakan sejak lama. Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI-Polri akan siaga untuk melakukan pengamanan selama Jokowi berkunjung ke Riau," sambungnya.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto membenarkan agenda kunjungan Jokowi ke Riau berlangsung selama 2 hari dengan jumlah personel yang diturunkan sesuai dengan jumlah tersebut.

Seperti rencana awal Jokowi akan menghadiri acara Rakernas Hanura di Gelanggang Remaja. Kemudian direncanakan bergerak ke Desa Suka Maju, Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil.

Selanjutnya, rombongan bergerak kembali ke Pekanbaru menghadiri acara Mukhtamar NU di Masjid An-Nur.

"Terkait teknis pengamanan, Sunarto menjelaskan, nantinya akan diberikan pengarahan oleh pimpinan di Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru," ujarnya. "Pengamanan akan difokuskan pada jalur yang akan dilintasi oleh mobil rombongan presiden," tambahnya. (bpc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.