Demokrat Sudah Tak Akui Ruhut Sitompul sebagai Kader

Dibaca: 16322 kali  Rabu, 02 Mei 2018 | 10:33:31 WIB
Demokrat Sudah Tak Akui Ruhut Sitompul sebagai Kader
Ket Foto :

JAKARTA - Riautribune: Politikus Ruhut Sitompul mengaku masih kader Partai Demokrat (PD) meski mengenakan seragam PDIP. Demokrat menepis klaim Ruhut. "Setahu saya sih dia udah nggak di Demokrat lagi," ujar Waketum PD Syarief Hasan kepada wartawan, Senin (30/4/2018).

Demokrat Sudah Tak Akui Ruhut Sitompul sebagai Kader. Soal pengakuan Ruhut, Syarief tak mempermasalahkannya. Yang terpenting, kata Syarief, Ruhut bukan lagi bagian dari keluarga besar partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ya kalau dia mau ngaku kader terus dia pergi ya silakan saja, nggak masalah," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean menegaskan kalau Ruhut sudah diberhentikan penuh dari PD. Ferdinand menegaskan Ruhut sudah dipecat sedari dulu.

"Momennya saat pilkada (Pilkada DKI 2017) kemarin. Beliau mendukung Ahok, sementara Demokrat mengusung kadernya sendiri. Bahkan dari DPR pun kan sudah di-PAW," tegas Ferdinand.

"Ah, kalau dia masih ngomong gitu (mengaku kader, itu) mengada-ada saja. Dia sudah diberhentikan pada momen pilkada kemarin," ucapnya. Meski berseragam PDIP, Ruhut menegaskan posisinya masih sebagai kader Demokrat.

Jika tindakannya membuat heboh partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan berujung pemecatan, Ruhut akan mematuhinya.

"Ya sampai sekarang masih di Demokrat. Tapi nggak tahu karena ramai-ramai ini mereka pecat, ya aku kan orangnya mengalir aja," ucap Ruhut saat dikonfirmasi. (dnc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Senin, 19 November 2018 - 13:09:05 WIB

Ketua DPR Apresiasi ARDINDO Berdayakan Koperasi dan UMKM

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga terhadap Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) yang berhasil meluncurkan ARDINDO MART sebagai sebuah upaya memberdayakan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekaligus, mendorong jiwa kewirausahaan dalam mendongkrak perekonomian nasional.