Elektabilitas Long List Cawapres Jokowi

Dibaca: 15190 kali  Sabtu, 28 April 2018 | 10:29:29 WIB
Elektabilitas Long List Cawapres Jokowi
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Joko Widodo masih mencari pendamping di Pilpres 2019. Sederet tokoh masuk dalam bursa cawapres. Proses penjaringan ini dilakukan salah satunya dengan menyusun daftar pendek (short list) dan daftar panjang (long list). Tahapan seleksi ini yang dilakukan PDI Perjuangan.

"Sebagai parpol, radar kami tentu lebih sensitif untuk menjaring nama-nama bakal calon dibanding media atau organisasi lainnya," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Jumat (27/4/2018).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti disebutnya adalah salah satu nama beken yang masuk dalam daftar panjang cawapres yang ditakar PDIP. Sebelumya pada Rabu (18/4) lalu, Hendrawan juga pernah menyebut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masuk dalam daftar panjang cawapres Jokowi.

Elektabilitas Long List Cawapres JokowiMenteri Susi Pudjiastuti (berkebaya putih) bersama Ketum PDIP Megawati (dok. KKP) "Saya kira Pak Airlangga masuk daftar panjang. Yang daftar pendek dan prioritas saya tidak tahu. Itu sudah ada di saku Ketum (Megawati Soekarnoputri)," kata Hendrawan saat itu.

Dijelaskannya, daftar panjang berisi orang-orang yang memenuhi kriteria umum, daftar pendek diisi nama-nama yang memenuhi kriteria umum dan khusus, serta daftar prioritas diisi nama-nama yang memenuhi kriteria umum, kriteria khusus, dan punya kecocokan/ kedekatan dengan Jokowi.

Siapa lagi nama-nama kandidat cawapres Jokowi? Elite PDIP lainnya, Ahmad Basarah pernah menyebut sejumlah nama yang muncul di publik memang menjadi pertimbangan partainya. Pada Kamis (26/4) kemarin, Basarah menyebut nama eks Ketua MK Mahfud MD, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Pada Rabu (14/3) lampau, Basarah bahkan menyebut lebih banyak nama-nama yang masuk daftar pengkajian partainya. Di dalamnya ada nama-nama Ketua Umum dan tokoh partai. "Tentu semua cawapres yang muncul, Pak Muhaimin Iskandar (Ketum PKB), Pak Zulhas (Ketum PAN Zulkifli Hasan), Pak Rommy (Ketum PPP Romahurmuziy), Pak AHY (Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono), Puan Maharani (Menko PMK), itu semua masuk dalam list kita.

Jadi kita sekarang sedang melakukan pengkajian mendalam dengan semua calon itu," kata Basarah di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3) lampau. Berikut elektabilitas long list alias daftar panjang cawapres yang ditakar PDIP berdasarkan hasil survei: Lewat survei nasional bertajuk "Pemetaan Peluang Capres dan Cawapres Menjelang Pilpres" yang digelar pada 27 Maret-3 April, Cyrus Network mengukur tingkat keterpilihan (elektabilitas) kandidat cawapres. Elektabilitas Long List Cawapres JokowiAgus Harimurti Yudhoyono (AHY).

 Ada 20 nama yang disodorkan ke responden dengan pertanyaan cawapres pilihan pendamping Jokowi. Sepuluh orang di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono (15 persen), Gatot Nurmantyo (10 persen), Prabowo Subianto (9,1 persen), Anies Baswedan (9,1 persen). Kemudian ada Hary Tanoe (8,8 persen), Susi Pujiastuti (4,9 persen), Mahfud MD (4,8 persen), Sri Mulyani (4 persen), Soekarwo (2,9 persen) dan Puan Maharani dengan elektabilitas 2,8 persen.

Lembaga survei KedaiKOPI yang menggelar survei pada 19-27 Maret 2018 ini menyodorkan 14 nama sebagai cawapres dalam wawancara tatap muka. Jumlah responden survei sebanyak 1.135 orang Terlihat Agus Harimurti menempati urutan kedua di bawah Gatot Nurmantyo. Muhaimin alias Cak Imin ada di urutan ke-7.

Berikut urutan elektabilitas cawapres yang dimaksud: 1. Gatot Nurmantyo: 17,5 persen 2. Agus Harimurti Yudhoyono: 8,7 persen 3. Anies Baswedan: 8,6 persen 4. TGB Zainul Majdi: 6,2 persen 5. Abraham Samad: 4,1 persen 6. Tito Karnavian: 3,9 persen 7. Muhaimin Iskandar: 1,7 persen 8. Rizal Ramli: 1,1 persen 9. Ahmad Heryawan: 0,7 persen 10. Sohibul Iman: 0,4 persen Elektabilitas Long List Cawapres JokowiCak Imin.

Survei Litbang Kompas Sedangkan survei Kompas yang dipublikasikan Selasa (24/4) menunjukkan cawapres terkuat Jokowi yakni JK dan Prabowo Subianto. Adapun nama-nama yang masuk long list PDIP masih tercecer di bawahnya. 

Prabowo Cawapres Terkuat Jokowi Survei tersebut dilakukan pada 21 Maret hingga 1 April 2018. Survei dilakukan kepada 1.200 secara periodik Hasil elektabilitas cawapres Jokowi di survei ini menempatkan Jusuf Kalla di posisi tertinggi (15,7%), disusul Prabowo Subianto (8,8%), Gatot Nurmantyo (5,3%), Susi Pudjiastuti (4,8%), dan Mahfud MD (3,8%) Kemudian Wiranto (3,2%), Agus Harimurti Yudhoyono (3,1%), Sri Mulyani (2,8%), Tri Rismaharini (2,7%), dan Anies Baswedan (11,9%). (dnc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.