Tontowi/Liliyana Lolos ke Babak Kedua

Dibaca: 14065 kali  Rabu, 25 April 2018 | 13:07:57 WIB
Tontowi/Liliyana Lolos ke Babak Kedua
Ket Foto :

Wuhan - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil memenangi pertandingan pertamanya. Tontowi/Liliyana, yang ditempatkan sebagai unggulan teratas, menyisihkan ganda Jepang. Bertanding di Wuhan Sports Center, Rabu (25/4/2018) pagi WIB, Tontowi/Liliyana menghadapi Yuki Kaneko/Koharu Yonemoto.

Hanya dalam 35 menit, Tontowi/Liliyana menang dua gim langsung 21-18, 21-12. "Dari awal sudah benar mainnya, tapi agak kendor di poin-poin akhir. Ini yang harus menjadi koreksi buat kami, jangan gampang buang dua, tiga, empat poin, nggak kerasa lawan sudah mengejar, kami panik.

Di saat-saat seperti ini, saya juga harus banyak mengingatkan Owi," kata Liliyana dalam rilis PBSI.

"Saat itu saya memang banyak mengarahkan shuttlecock ke atas, dan pertahanan saya kurang siap. Di game kedua, pasangan Jepang ini tidak mudah dimatikan, ditambah lagi kondisi shuttlecock yang berat," Tontowi menjelaskan.

Di pertandingan berikutnya, Tontowi/Liliyana akan melawan dengan wakil Thailand Tinn Isriyanet/Pacharapun Chochuwong. Itu akan menjadi pertemuan pertama kedua pasangan.

Sayang sekali, sukses Tontowi/Liliyana tidak diikuti oleh juniornya, Praveen/Melati. Mereka kalah dua gim langsung dari unggulan ketiga asal China Tang Chun Man/Tse Ying Suet 16-21, 12-21.

Di nomor tunggal putri, Lyanny Alessandra Mainaky bukan lawan sepadan bagi pebulutangkis Korea Selatan Kim Hyo Min. Lyanny takluk dua gim langsung 10-21, 10-21 dalam waktu 34 menit. (dsc))

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.