Rommy Sebut 'Partai Setan' Usik Hubungan Parpol, PKS: Jangan Emosi

Dibaca: 8612 kali  Senin, 23 April 2018 | 09:40:52 WIB
Rommy Sebut 'Partai Setan' Usik Hubungan Parpol, PKS: Jangan Emosi
Ket Foto :

JAKARTA - riautribune : Ketum PPP Rohahurmuziy (Rommy) menyebut pernyataan partai setan yang terucap dari Amien Rais membuat hubungan antar-parpol renggang. Apa kata PKS?

"Pertama, banyak pernyataan yang diungkap mesti dipahami teks dan konteksnya," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Serta kepada wartawan, Senin (23/4/2018). Mardani tak mempersoalkan pendapat yang disampaikan Rommy. Namun tetap ada batasannya ketika menyampaikan hal tersebut di depan khayalak luas.

"Kedua, semua bebas berpendapat namun tetap hrs menyadari ruang publik, beda dengan ruang privat. Di ruang publik ada batasan yang harus disepakati bersama. Dan ini dasar penilaiannya adalah kedewasaan untuk menghargai publik yang beragam dan punya preferensi beda-beda," ujar Mardani.

Yang ketiga, Mardani berpesan kepada elite ataupun kader parpol supaya tak perlu reaktif. "Semua kita, khususnya yang di parpol, mesti tidak baper (bawa perasaan) dan tidak mudah emosi. Mari tunjukan akhlaq dalam berpolitik," sebutnya.

Sebelumnya, Rommy mengkritik Amien terkait partai setan karena hanya PKS, PAN, dan Gerindra yang masuk kategori partai Allah. Rommy menilai polemik partai setan bisa merusak hubungan antar-parpol.

"Hanya kemudian yang muncul persoalan yang mengganggu hubungan antarparpol yang ada karena seolah-olah selain tiga parpol itu masuk dalam kategori parpol yang sebaliknya," ujar Rommy di kawasan CFD, Jakarta, Minggu (22/4).(dtk)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.