Ayo Ikuti Lomba Kritik DPR,

Dibaca: 9518 kali  Kamis, 19 April 2018 | 17:33:02 WIB
Ayo Ikuti Lomba Kritik DPR,
Ket Foto :

PEKANBARU (KR): Kritik akan membuat sistem politik menjadi sebuah sistem terbuka, yang memiliki pertukaran energi positif dengan lingkungannya. Hal itu diperlukan di seluruh cabang pemerintahan, termasuk legislatif. Dengan dasar pemikiran sederhana seperti itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengambil inisiatif mengusulkan Lomba Kritik DPR 2018. Acara ini sekaligus dilaksanakan menyongsong HUT DPR tahun ini.

Setiap warga negara Indonesia berhak mengikuti lomba ini. Terdapat dua kategori lomba kritik DPR tersebut. Pertama, kategori esai. Maksimal 500 kata. Kedua, kategori meme (bisa gambar, karikatur, dan video maksimal berdurasi 2 menit).

Tidak ada topik khusus dalam lomba kritik DPR pertama ini. "Terdapat semangat untuk membebaskan dulu kreativitas para peserta," kata Bamsoet, dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk "Tolak Ukur Kebebasan Kritik DPR?", di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dewan juri terdiri dari lima orang, Profesor Siti Zuhro, Profesor Bambang Wibawarta (pakar budaya), Profesor Martani Huseini (pakar manajemen), Cak Lontong (seniman), dan Effendi Gazali (pakar komunikasi politik)

Effendi menyebut, walau terbuka lebar untuk kreativitas, namun Dewan Juri akan mencari karya kritik yang mengarah ke tiga hal; kinerja, pernyataan, dan sikap politik, dari anggota DPR maupun pimpinan DPR, atau DPR secara keseluruhan.

"Yang harus diingat oleh peserta, tentu saja menempatkan pengakuan dan penghormatan terhadap Bhinneka Tunggal Ika. Jadi kritik yang bertentangan dengan prinsip dasar tersebut akan ditolak oleh dewan juri. Demikian pula juri akan langsung menolak kandungan hoax dan ujaran kebencian," kata Effendi.

Dalam lomba ini kata Effendy Ghazali, pihak panitia juga menyediakan beberapa hadiah menarik, seperti sepeda motor dan hadiah uang tunai yang nilainya puluhan juta rupiah.

 

"Juara satu dari masing masing kategori itu akan mendapat sepeda motor dan uang Rp 10 juta, kemudian juara kedua Rp7 juta dan juara ketiga Rp5 juta. Pengumuma pemenang sendiri akan dilakukan pada tanggal 29 Agustus 2018 bertepatan dengan HUT DPR RI," jelasnya.

 

Kritik yang diperlombakan kata dia, adalah kritik yang tidak mengandung unsur ujaran kebencian dan hoax. "Kritik bebas, tapi jangan sampai mengandung ujaran kebencian apalagi sara," tandasnya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut dalam lomba kritik DPR ini kata Ghazali, cukup mengirimkannya melalui email: Lombakritikterbaikdpr@gmail.comLombakritikterbaikdpr@yahoo.com, dan melalui instagram @lombakritikdpr.

 

"Pokoknya seru, sepeda motornya itu yang dipakai mirip sama Dilan," pungkasnya.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.