Marquez Abaikan Banyaknya Kecaman Usai MotoGP Argentina

Dibaca: 21283 kali  Rabu, 18 April 2018 | 13:04:32 WIB
Marquez Abaikan Banyaknya Kecaman Usai MotoGP Argentina
Ket Foto :

Jakarta - Pihak yang mengkritik aksi Marc Marquez pada MotoGP Argentina 2018 di Termas de Rio Hondo terus bertambah. Sebagian besar dari mereka mengecam senggolan Marquez kepada Valentino Rossi. Ini bukan kali pertama Marquez melakukan kontak dengan lawan di lintasan MotoGP.

 

Kebiasaan buruk itu sudah jadi hal yang melekat bagi pembalap asal Spanyol tersebut. Maklum, ia memang memiliki gaya balap yang terkesan ugal-ugalan.

 

Sudah banyak pula pembalap yang mendapat senggolan Marquez. Hanya saja, tak ada drama berkepanjangan setelah kontak tersebut. Namun, situasi kali ini berbeda. Itu karena pembalap yang ia tabrak adalah Valentino Rossi, pembalap Movistar Yamaha. Ketika Rossi yang berbicara soal Marquez usai balapan MotoGP Argentina, semua pihak ikut mengeluarkan pendapatnya.

 

Sejauh ini, persentase pihak yang membela The Doctor jauh lebih banyak ketimbang The Baby Alien. Kritik dan kecaman pun terus menghampiri Marquez hingga jelang balapan MotoGP Austin 2018 di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (22/4/2018). Beberapa pihak mengatakan bahwa pembalap berusia 25 tahun itu layak mendapatkan hukuman tambahan.

 

Akan tetapi, ada juga yang menyebut hukuman tambahan bukan hal yang harus diberikan. Terlepas dari itu, Rossi sempat kembali memanaskan situasi dengan mengunggah sebuah foto saat dirinya beraksi pada MotoGP Argentina dengan keterangan, "Termas de Rio Hondo, Argentina, Sunday. Balapan sulit yang dihancurkan pembalap berbahaya."(okz)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas