Diduga Terdengar Petir, Kembar di Inhil Meninggal Dunia

Dibaca: 20771 kali  Ahad, 15 April 2018 | 08:45:06 WIB
Diduga Terdengar Petir, Kembar di Inhil Meninggal Dunia
Ket Foto :

TEMBILAHAN- RIAUTRIBUNE: Nasib tragis menimpa Saputra M. Ade dan Saputra M. Abeng. Kembar yang baru berusia 18 tahun itu, ditemukan sudah tergeletak dan meninggal dunia di sebuah pondok di Areal PT. Batu Bara Ampar Prima (PT. BBAP) Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu, 14/4/2018, sekira pukul 14.30 WIB.

 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kemuning, KOMPOL Lilik Surianto, S.S.T., S.H., membenarkan kejadian tersebut. "Mereka ditemukan orang yang lewat", tutur KOMPOL Lilik.

 

Berdasarkan keterangan saksi Silalahi (40) dan Parlindungan (25) keduanya warga Desa Sungai Akar Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu, siang itu mereka sedang melintas di TKP tersebut. Saat itu hujan turun dengan lebatnya. Ketika hendak berteduh di sebuah pondok, mereka melihat pemandangan aneh. Tampak 2 (dua) sosok tubuh, yang berada di dalam pondok tersebut, dengan posisi yang tidak wajar.

 

Silalahi dan Parlindungan, lalu memanggil warga sekitar, untuk memastikan keadaan 2 (dua) orang laki - laki tersebut. Saat didekati, diketahui kedua orang tersebut sudah meninggal dunia, dengan posisi korban Saputra M. Ade dalam keadaan tersangkut di dinding dan  Saputra. M. Abeng dalam posisi tertelentang di lantai. Jasad warga Dusun Sidomulyo Desa Batu Ampar itu, lantas dievakuasi ke Puskesmas Kelurahan Selensen. Dari hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan ditubuh keduanya. Diduga kedua korban yang masih pelajar itu, meninggal dunia akibat tersambar petir.

 

"Saat ini, jenazah saudara kembar tersebut, sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan", tutup mantan Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru itu. (MAL/HMS)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.