Satreskrim Polres Inhil Limpahkan Perkara Kepabeanan Kepada KPPBC Tembilahan

Dibaca: 17688 kali  Jumat, 13 April 2018 | 19:45:59 WIB
Satreskrim Polres Inhil Limpahkan Perkara Kepabeanan Kepada KPPBC Tembilahan
Ket Foto :

TEMBILAHAN - RIAUTRIBUNE- Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir, melimpahkan perkara kepabeanan yang ditanganinya kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan. Hal demikian disampaikan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id, dalam sebuah wawancara, Jumat, 13/4/2018. 

 

Penyerahan perkara kepabean itu dilakukan di KPPBC Type Madya Pabean C, di Jalan Sudirman Tembilahan oleh Kaur Binops Sat Reskrim IPTU Agus Susanto dan Kanit III Sat Reskrim IPDA Agung Gunawan Putra, S.T.K., dan diterima oleh Pelaksana Pemeriksa Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai KPPBC Type Madya Pabean C Tembilahan, Boy Yosua Simatupang, Selasa, 10/4/2018.

 

Adapun barang bukti yang diserahkan adalah Kapal Motor (pompong) tanpa nama sebanyak 1 (satu) unit, CPU merk HP sebanyak 95 (sembilan puluh lima) unit, Monitor merk HP sebanyak 57 (lima puluh tujuh) unit, Braket merk HP sebanyak 280 ( dua ratus delapan puluh ) unit.

 

"Penanganan selanjutnya, akan dilakukan oleh Petugas KPPBC Type Madya Pabean C Tembilahan", tutup AKP Adhi. (Mal/HmsPolres)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.