Pembukaan Kedutaan Bahrain di Jakarta Hasil Diplomasi DPR

Dibaca: 16041 kali  Selasa, 10 April 2018 | 13:58:09 WIB
Pembukaan Kedutaan Bahrain di Jakarta Hasil Diplomasi DPR
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Wakil Ketua Parlemen Bahrain HE MP Ali Abdullah Al Aradi menyatakan bangga bisa menjadi sahabat Indonesia sebagai negara muslim terbesar. Hal itu dikatakannya sebagai stetemen pembuka saat menerima delegasi muhibah Parlemen Indonesia ke Bahrain pada Senin (09/4/2018) di Komplek Council of Representatives Bahrain di Manama.

 

Dalam sesi pembukaan pembicaraan, Al Aradi juga menyampaikan bahwa semangat Bahrain untuk membuka kantor Kedutaan Besar Bahrain di Jakarta pada 2018 ini, adalah karena sambutan hangat Parlemen Indonesia saat kunjungan Parlemen Bahrain Maret 2017 lalu. "Bahrain memiliki sahabat karib di Asia.

 

Dan merupakan kebanggaan kami bisa membuka kedutaan di Jakarta. Kami ucapkan terimakasih kepada Yang Mulia Bapak Fahri Hamzah dan rombongan Anggota DPR RI. Hubungan parlemen kedua negara merupakan hubungan yang spesial. Kita semua optimis bahwa kerja sama akan semakin kuat di masa yang akan datang," paparnya.

 

Dalam pembicaraan kedua belah pihak, baik Bahrain maupun Indonesia, keduanya bersepakat untuk memperkuat kerja sama dalam bidang ekonomi, investasi dan perdagangan. Bahrain juga menegaskan akan banyak terlibat dalam agenda politik bersama Indonesia dalam masalah kemanusiaan dunia, terutama dalam masalah kemerdekaan Palestina..

 

Rencananya, muhibah DPR RI ke Bahrain akan berlangsung tiga hari, hingga 11 April 2018. Selain melakukan pertemuan dengan Parlemen dan Majelis Syuro, delegasi juga direncanakan bertemu Kementerian Industri dan Kementerian Tenaga Kerja Bahrain.

 

 

Dalam kunjungan kali ini, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah didampingi Anggota DPR RI Pius Lustrilanang (F-Gerindra), Handayani Soehelly Qari (F-PKB), Hang Ali Saputra Syah Pahan (F-PAN), Ferdiansyah Nuzirwan Burhanuddin (F-Golkar), dan Leni Marlinawati (F-PPP). Ikut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Kepala Badan Keahlian DPR Johnson Rajagukguk. (sc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.