Komisi III Tindaklanjuti Sengketa Lahan Rumbai

Dibaca: 14480 kali  Senin, 09 April 2018 | 15:41:01 WIB
Komisi III Tindaklanjuti Sengketa Lahan Rumbai
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Komisi III DPR RI dipimpin Wakil Ketua Trimedya Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (6/4/2018). Dalam kunjungan tersebut, Komisi III DPR RI melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penegakan hukum terhadap Poniman atas kasus sengketa lahan di Rumbai.

 

“Kita kemari karena ada laporan dari masyarakat. Prinsipnya kita tidak mengintervensi, tetapi mengawal proses hukum yang sedang berjalan,” ungkap Trimedya usai rapat tertutup dengan Kapolda Riau, Kejati Riau, BNNP Riau, dan Kakanwil Hukum dan HAM Riau.

 

Politisi F-PDI Perjuangan ini menerangkan, sebelumnya pada tanggal 29 Januari 2018 lalu, pihaknya menerima pengaduan masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait dugaan kriminalisasi hukum dalam sengketa lahan milik Poniman yang terletak di Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Riau.

 

Dalam laporan tersebut, Marni yang merupakan isteri Poniman, bersama kuasa hukumnya menuntut keadilan atas dugaan kesewenang-wenangan yang diduga dilakukan pihak Polresta Pekanbaru dan Kejaksaan Negeri setempat.

 

Turut hadir dalam kunjungan kerja ini, Anggota Komisi III DPR Junimart Ginsang (F-PDI Perjuangan), Arteria Dahlan (F-PDI Perjuangan), John Kenedy Azis (F-Golkar), Yosef Badeoda (F-Demokrat), Daeng Muhammad (F-PAN), Arsul Sani (F-PPP), dan Taufiqulhadi (F-NasDem). (dpr)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.