Mourinho: City Kunci Gelar Juara di Derby Manchester Takkan Jadi Kiamat

Dibaca: 30784 kali  Sabtu, 07 April 2018 | 10:17:47 WIB
Mourinho: City Kunci Gelar Juara di Derby Manchester Takkan Jadi Kiamat
Ket Foto :

Manchester - Manchester United akan berusaha menunda Manchester City mengunci gelar juara liga di laga derby. Namun, seandainya City berhasil, itu bukanlah akhir dunia. Komentar itu dilontarkan manajer MU Jose Mourinho. City tinggal mengalahkan MU di Etihad, Sabtu (7/4) untuk menjadi tim tercepat yang menjuarai Liga Inggris sejak 1956.

 

Situasi cukup mirip pernah dialami Mourinho ketika menukangi Chelsea. Pada 2006, manajer Portugal itu membawa Chelsea memenangi gelar juara saat mengalahkan MU-nya Sir Alex Ferguson di Stamford Bridge.

 

Mourinho telah menegaskan bahwa motivasi MU dalam derby adalah sekadar meraih angka penuh demi finis kedua. Akan tetapi, Mourinho juga tidak risau dengan potensi menyaksikan selebrasi juara the Citizens.

 

"Saya pernah memenangi titel di Chelsea melawan Manchester United," Mourinho mengatakan dalam konferensi pers, yang dikutip ESPNFC.

 

"Kami mengalahkan United 3-0 dan kami memenangi titelnya di Stamford Bridge pada musim 2005/06. Tapi itu bukanlah akhir dunia, Manchester United tidak tamat. Ini cuma sepakbola."

 

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah kami ingin menang. Kan wajar kalau Anda ingin menunda tim juara menjadi juara. Kami ingin mengalahkan mereka, kami ingin Spurs mengalahkan mereka pekan depan, kami ingin mereka menjadi juara setelat mungkin.

 

" City butuh mencapai 12 poin dari tujuh pertandingan tersisa untuk memecahkan rekor poin tertinggi juara Premier League. Adalah Chelsea yang memegang rekor itu saat juara di 2004/05 dengan 95 poin. (dnc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas