Ekonomi Melambat Dibanding Era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Dibaca: 16107 kali  Jumat, 06 April 2018 | 15:50:31 WIB
Ekonomi Melambat Dibanding Era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Ket Foto :

SRAGEN - Riautribune:Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak pengusaha pemula untuk tetap optimis menatap geliat ekonomi bangsa di masa mendatang. Meskipun pertumbuhan ekonomi saat ini melambat, ia menilai nantinya Indonesia akan semakin menguat.

 

"Memang benar, ekonomi sekarang ini melambat. Hanya tumbuh lima persen, turun dibanding saat dulu saya memegang amanah, ekonomi kita menguat di enam persen. Meski begitu, kita tak perlu pesimis, kita pernah mengalami krisis yang lebih berat dan kita berhasil melaluinya," kata SBY dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/4/2018).

 

Menanggapi pernyataan Prabowo tentang Indonesia akan bubar pada 2030, SBY menilai hal tersebut tidak akan terjadi dan meminta seluruhsiswa dan alumni Sekolah Bisnis Sragen (SBS) untuk tidak pernah menyerah berwirausaha.

 

Mantan Presiden RI ini mengatakan, Indonesia pernah mengalami krisis yang luar biasa pada 1998. Mulai dari krisis ekonomi, politik, sosial, keamanan, hukum sampai hubungan internasional. Indonesia diramalkan akan jadi negara gagal dan akan lenyap dari peta dunia.

 

"Nyatanya, sejarah mencatat Indonesia bukan hanya bisa mengatasi masalah-masalah itu, tapi ekonomi bangsa tumbuh lebih maju lagi. Bahkan, 10 tahun setelah itu, kita berhasil masuk dalam G20, kelompok negara dengan perekonomian besar di dunia," ujar SBY.

 

Sementara, bagi pebisnis pemula, SBY mengharap jangan cepat patah arang. Meski ekonomi sedang sulit, tetapi bukan berarti usaha kecil dan menengah tak bisa tumbuh dengan pesat.

 

"Ini pesan seorang kakak kepada adik-adiknya, jadikan kesulitan ini sebagai opportunity, peluang. Saat krisis ekonomi dulu, ketika perusahaan besar kolaps, UMKM ini tetap bertahan. Sekarang juga harus demikian, jangan pantang menyerah mengejar kesuksesan," pesan SBY.(rmc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.