Dianggap Masih Belum Stabil, Status Darurat Asap Diperpanjang

Dibaca: 76796 kali  Jumat, 16 Oktober 2015 | 08:24:56 WIB
Dianggap Masih Belum Stabil, Status Darurat Asap Diperpanjang
Ket Foto :

PEKANBARU-riautribune: Meski udara di Pekanbaru mulai membaik dari beberapa hari sebelumnya, namun Status Darurat Pencemaran Udara Akibat Asap di Provinsi Riau kembali diperpanjang. Perpanjangan ini dilakukan  hingga satu pekan ke depan.

Pertimbangan perpanjangan status darurat ini karena belum stabilnya kualitas udara. Di samping itu adanya masukan terhadap kondisi yang terjadi dari Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Status darurat kembali kita perpanjang, hingga satu pekan ke depan. Pertimbangannya adalah masukan dari BMKG dan kondisi belum stabil," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, di Lanud Roesmin Nurjadin, baru-baru ini

Menurut Plt. Gubri, terkait status perpanjangan darurat pencemaran udara tersebut, Pemprov Riau terus melaporkannya kepada pemerintah pusat. Jika memang ternyata sudah dinyatakan stabil, kemungkinan baru akan dievaluasi.

"Lihat hotspot di Sumsel serta arah angin. Pertimbangan ini juga sudah disampaikan ke masing-masing atasan. Misalnya Danrem ke atasannya, Kapolda ke atasannya, begitu juga Pemprov ke Presiden," ucap Plt. Gubri.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:15:56 WIB

Bambang:Perwako Jangan Mempersulit Masyarakat

PEKANBARU-riautribune: Perlu diingat, bahwa kewenangan pembentukan Peraturan Walikota (Perwako) adalah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi (dalam hal ini juga termasuk Perda). Secara hierarki, kedudukan Perda lebih tinggi dari Perwako. Demikian diungkapkan oleh Bambang H Rumnan., SH., MH selaku Koordinator Advokasi GMMK.